ProMaluku, cahaya-nusantara.com

Rilis Berita Resmi Statistik tanggal 1 Oktober 2020 dibuka oleh Ir. Jessica E. Pupella, M.Si, Kepala Bidang Statistik Distribusi, sekaligus menyampaikan materi tentang : Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi September 2020; Perkembangan Nilai Tukar Petani September 2020; Perkembangan Ekspor Impor Agustus 2020, dan Perkembangan Tingkat Penghunian Kamar Hotel Agustus 2020.

Dikatakan, pada September 2020, dari 90 Kota IHK di Indonesia, tercatat 33 kota mengalami inflasi dan 57 kota mengalami deflasi

Selanjutnya disebutkan, Inflasi tertinggi terjadi di Kota Gunung Sitoli sebesar 1,00 persen. Inflasi terendah terjadi di Kota Pekanbaru dan Kota Pontianak sebesar 0,01 persen.

Deflasi tertinggi terjadi di Kota Timika sebesar 0,83 persen. Deflasi terendah terjadi di Kota Singkawang, Kota Jember, dan Kota Bukittinggisebesar 0,01 persen.Kota Ambon mengalami deflasi sebesar 0,21persen dengan IHK 106,41; Kota Tual mengalami Inflasi sebesar 0,21 persen dengan IHK 105,72.

Dari 90 Kota IHK, ranking IHK Kota Ambon masih tetap pada posisi ke-8 sedangkan  Kota Tual naik ke posisi 14. Inflasi bulanan Kota Ambon berada pada ranking ke-69, inflasi tahun kalender ranking 38, inflasi tahun ke tahun ranking 38.

Inflasi bulanan Kota Tual pada ranking ke-9, inflasi tahun kalender ranking 26, inflasi tahun ke tahun ranking 69. 10 (sepuluh) komoditas utama yang memberikan andil terbesar terhadap deflasi Kota Ambon pada September 2020 diantaranya adalah : sawi hijau, kangkung, air kemasan, daun melinjo, angkutan udara, bawang merah, ikan layang, telur ayam ras, bayam, labusiam. 

10 (sepuluh) komoditas utama yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi Kota Tual pada September 2020 diantaranya adalah ikan tongkol, ikan layang, jeruk nipis, ikan kembung, daun singkong, ikan selar, sawi hijau, emas perhiasan, sate, dan rokok kretek (CN-03)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *