ProMaluku, cahaya-nusantara.com
Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia Prof.Dr. Thomas Pentury, M.Si Dalam Kunjungan Kerja ke Maluku Berkenan meresmikan Rumah Moderasi Beragama Kampus IAKN Ambon yang berlokasi di samping kiri gedung rektorat kampus IAKN Ambon pada hari Jumat,14 Agustus 2020.
Dalam sambutannya Dirjen memberikan Apresiassi kepada Rektor IAKN Ambon yang telah berinisiatif membangun sebuah gedung yang di dalamnya akan lahir banyak konsep, pertemuan, dan diskusi-diskusi yang kemudian diarahkan pada usaha untuk memoderatkan konsep beragama atau memoderatkan perilaku beragama kita.
Dikatakan pengresmian Rumah Moderasi ini memiliki nilai tersendiri.
Menurutnya sejak awal konsep tentang moderasi yang merupakan konsep lama kemudian digaungkan kembali oleh Menteri Agama sebelumnya yakni Bapak Lukman Hakim Saifuddin bahkan masuk dalam konsep Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Selanjutnya menurut Dirjen dalam konteks upaya untuk merealisasikan kehidupan moderasi maka sangat dibutuhkan adanya sebuah ruangan untuk berdiskusi dan melakukan pembinaan tidak saja dalam konteks membangun kehidupan beragama di Provinsi Maluku yang pernah sedikit menorehkan pengalaman sejarah kelam, tetapi memang kita ingin mendaratkan konsep kehidupan keagamaan di mana dalam semua agama mengajakan hal-hal yang baik, tapi kemudian menurut Prof Pentury memang dalam memahami agama dalam perspektif yang terlalu ekstrem itu lalu kemudian kita berada pada titik-titik yang terpisah jauh.
Disebutkan jika menggunakan model pandulum maka akan terdapat titik paling ekstrim kiri dan titik paling ekstrim kanan dan menurut Dirjen Bimas Kristen ini praktek keagamaan biasanya ada di situ. Oleh sebab itu menurut mantan Rektor Unpatti Ambon ini, kita butuh Pandulum yang berada di tengah. Meskipun diakui Dirjen memang ada riakan tapi di suatu titik dia akan diam dalam arti dia akan tenang.
Menurutnya posisi diamnya itu yang dibutuhkan dalam kehidupan beragama di Maluku dan di Indonesia.
Mengakhiri sambutannya Dirjen Bimas Kristen mengatakan semua yang yang berada di Kementerian Agama berharap agar kehidupan umat beragama di Indonesia tetap berada pada titik pandulum tengah dan mengusahakan agar kehidupan moderasi beragama semakin baik.
Khusus dirinya selaku Dirjen Bimas Kristen selalu menyampaikan pesan secara moderat. Hal ini dikatakan mengingat secara internal umat Kristen sendiri juga masih ada praktek keagamaan yang tidak moderat Ujarnya;.(CN-01)

