Ambon, cahaya-nusantara.com
Pendiri PAUD Kasih Mandiri Ambon Suster Brigitina Renyaan/Balubun SRM mengatakan sangat bersyukur karena di usia yang ke 11 tahun ini para guru semakin dewasa kreatif, mandiri dan mantap dalam mengelola PAUD Kasih Mandiri.
Hal ini disampaikan Suster Brigitina usai merayakan sukacita HUT ke-11 bersama warga PAUD Kasih Mandiri di sekolahnya yang berlokasi di Jl. Rijali No.9 Ambon, Rabu, 28/8. Dikatakan, guru PAUD merupakan pekerjaan yang mulia karena menghadapi tantangan yang sangat besar dimana harus membentuk karakter seorang anak yang usianya masih dini belum mengerti banyak hal dan diusia yang ke 11 ini bunda- bunda PAUD Kasih Mandiri sudah bisa melaluinya dengan baik.
Menurutnya PAUD Kasih Mandiri saat ini sudah bisa menunjukkan kualitasnya yang baik bahkan pada tahun 2018 mendapat penghargaan dari Presiden dan Kementerian Pendidikan sebagai PAUD Universal yang berkualitas di Provinsi Maluku dimana dirinya sendiri diundang untuk menerima tanda penghargaan itu di Jakarta
Di tempat yang sama Kepala Sekolah PAUD kasih Mandiri Juen Party S.Pd menjelaskan kalau dalam mengelolah PAUD Kasih Mandiri banyak sekali suka-duka yang dihadapi selama 11 tahun semenjak didirikannya pada tahun 2008.
Dijelaskan untuk menjadi seorang guru PAUD mental harus disiapkan untuk menghadapi anak-anak, karena apabila tidak mempunyai hati terhadap anak-anak maka di dalam pendampingan anak akan sulit.
Saat ini ada 3 guru yang mengajar siswa yang ada di PAUD Kasih Mandiri yang berjumlah 43 siswa dengan 3 Rombongan belajar
Ia menambahkan patut disyukuri sejak tahun 2008 sampai 2019 ini kepercayaan orang tua sangat luar biasa, bukan dilihat dari banyak siswa tetapi kualitas yang dicapai oleh tamatan PAUD Kasih Mandiri.
“Dalam peningkatan PAUD bukan saja anak yang harus belajar saja tetapi guru juga harus belajar untuk mengembangkan kreativitas guru sehingga nantinya anak-anak PAUD Kasih Mandiri bisa berkualitas di jenjang pendidikan yang lebih tingg” ujarnya.
Terkait dengan perhatian Pemerintah Daerah baik Pendiri maupun Pengelolah menjelaskan kalau PAUD Kasih Mandiri mendapat Perhatian penuh dari Dinas Pendidikan Kota Ambon berupa bantuan operasional sekolah, sepertim alat-alat tulis sekolah dan transport serta pemeriksaan kesehatan anak.
Sama halnya dengan Patty, Bunda Maria Risakotta yang juga pengajar di PAUD Kasih Mandiri merasa bersyukur karena sudah 11 tahun bersama-sama mengelolah PAUD kasih mandiri dari tahun 2008.
Menurutnya suka dan duka banyak sekali dihadapi dengan tulus karena ini merupakan pekerjaan yang luar biasa yang mana keluarga dikorbankan hanya untuk bisa membentuk karakter anak bangsa yang masih muda.(CN-03)


