Ambon, cahaya-nusantara.com

Gubernur Maluku Drs  Murad Ismail dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Staf ahli bidang Pembangunan Ekonomi dan SDM, Ronny Taires memberikan apresiasi yang tinggi dan terima kasih kepada  Menteri Pertahanan RI melalui Direktur Jenderal Potensi Pertahanan yang telah menyelenggarakan kegiatan Roadshow kesiapan sumberdaya Ketahanan dengan melibatkan pemangku kepentingan di provinsi Maluku.

Demikian antara lain sambutan tertulis gubernur Maluku dalam kegiatan Roadshow Kesiapan Sumberdaya Pertahanan yang digelar di aula Masariku Yonif R 733 Waiheru Ambon, Kamis, 20/6/2019.

Dikatakan, dinamika perkembangan lingkungan strategis dan ancaman terhadap kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia akan berimplikasi terhadap pertahanan negara dan proses pembangunan nasional.Oleh karena itu manajemen pertahanan negara perlu disiapkan secara dini oleh penerbitan melalui perpaduan potensi pertahanan militer dan pertahanan non militer   dengan membangun kekuatan dan kemampuan pertahanan negara yang kuat dan disegani serta memiliki daya tangkai yang tinggi.

Selanjutnya menurut gubernur pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara tersebut bertujuan untuk mentransformasikan  sumber daya nasional menjadi kekuatan pertahanan negara yang siap digunakan untuk kepentingan pertahanan negara melalui bentuk upaya bela negara  dengan melibatkan komponen pendukung pertahanan negara dan komponen cadangan pertahanan negara sebagaimana diatur dalam UU RI nomor 3 tahun 2002  tentang pertahanan negara yang mengamanatkan bahwa pertahanan negara merupakan segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan  negara, keutuhan wilayah negara kesatuan RI  dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan-gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Dikatakan, membangun dan mempertahankan semangat nasionalisme dalam kesadaran bela negara bagi seluruh elemen masyarakat tidaklah mudah dimana kemakmuran masyarakat Indonesia di satu sisi merupakan kebanggaan yang tidak ternilai namun di sisi lain jika tidak dapat  dikelola dengan baik dapat pula menjadi konflik  yang dapat mengganggu proses  integrasi, bahkan dapat mengancam keutuhan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.

Dalam konteks ini maka menurut gubernur kesadaran bela negara perlu ditanamkan secara dini bagi seluruh warga negara yang bertujuan untuk membangun semangat dan jiwa nasionalisme guna menangkal berbagai potensi ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan baik dari luar maupun dalam negeri Usai memberikan sambutan dilaksanakan penyerahan cendera mata.(CN-02)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *