Priyadi: Meski Sudah Terima SK
Penempatan Belum Jadi Jaminan CPNS Jadi ASN Kemenkumham
Ambon,
cahaya-nusantara.co.id    
Melalui perjuangan yang cukup keras dan
berat akhirnya ke-194 CPNS Kanwil Kemenkumham Maluku menerima SK penempatan.
Dikatakan berat karena memang tidak
seperti CPNS di instansi pemeritahan lainnya. Mengapa tidak? Ditilik dari
seleksi penerimaannya saja sudah cukup ketat, bahkan dari 8000 pelamar hanya
6000 yang lolos administrasi dan yang lebih mencengangkan adalah  hanya 67 orang yang lolos murni dan terhitung
sehari sebelum SK diterima mereka terlebih dahulu melakukan pemeriksaan urin
yang memuncaki proses pembekalan dan orientasi selama 2 pekan untuk menciptakan
jiwa patriotisme serta olah fisik yang mumpuni guna perispan CPNS di lapangan
saat berhadapan dengan medan tugas di Maluku yang terbilang keras tetapi
mempesona sekaligus menantang.
Dan yang lebih mencengangkan adalah
proses untuk menerima SK penempatan dimana ke-194 harus berjalan kaki di tengah
teriknya matahari dari Kanwil Kumham Maluku di Talake jam 3 sore sampai ke  Natsepa jam 11 malam dengan melintasi
jembatan Merah Putih kemudian menyusuri Poka kemudian Waeheru dan selanjutnya
sampai ke Nania, Negeri lama dan seterusnya 
sampai ke Passo dan  tiba di kali
Waetatiri  kuramg lebih jam 11 malam .
Meskipun penat  dan lelah akibat
berjalan  kaki nahkan sejumlah teman
terpaksa diangkut oleh ambulans di tengah perjalanan akibat tak mampu
melanjutkan long marsnya, akan tetapi demi meraih SK, para CPNS harus masuk
dalam air kali dan berendam serta berenang sepanjang kurang lebih 300 meter
kemudian berjalan sambil jongkok memasuki tempat upacara perenungan dengan
jarak sepanjang kurang lebih 20 meter ke rerumputan di seberang kali untuk
selanjutnya dengan khidmat mengikuti renungan malam menunggu tepat jam 12 malam
untuk dimandikan oleh Kanwil Kemen Hukum dan Ham Maluku dengan  guyuran air di kepala masing-masing CPNS  pertanda seluruh proses orientasi berakhir
dan CPNS layak menerima SK penempatan dan bertugas selama kurun waktu 1 tahun.
Setelah diguyur dengan air di kepala
masing-masing CPNS  kemudian  menerima SK penempatan dari Kepala Devisi
Administrasi CPNS  dilanjutkan mencium
bendera Merah Putih yang akan dibelanya dalam pengabdian kelak sebagai
CPNS  disusul dengan mencium bendera
Kemenkumham diakhirir dengan pembakaran api unggun oleh Kanwil Kemenhumkan
Maluku menandai akhir dari sebuah perjuangan panjang para CPNS meraih SK
sebagai awal pengabdian pada nusa dan bangsa serta masyarakat Indonesia dari
Sabang sampai Merauke.
Dan 
yang lebih mencengangkan adalah acara penerimaam SK itu sendiri
berlangsung di Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas  I Ambon di Natsepa, Kabupaten Maluku Tengah.
2/2.
Pantauan media ini menyebutkan sebelum
berakhir seluruh rangkaian acara penerimaan SK, Kakanwil kemenkumham Maluku,
Priyadi dalam sambutannya memuji semangat dari CPNS yang dinilainya sangat
membanggakan jajaran Kementerian Hukum dan Ham Maluku.
Dikatakan, prosesi yang dilakukan selama
kurang lebih dua minggu dan berpuncak dengan prosesi penerimaan SK menunjukkan
bahwa Indonesia adalah negara yang besar dan 
para CPNS dan orangtuanya adalah bagian dari negara yang bersar itu.
Menurutnya meskipun ke-194 CPNS belum
jadi PNS akan tetapi semangat yang ditunjukkan serta kesan dan pesan yang
disampaikan oleh wakil CPNS membuat dirinya dan jajaran Kanwil Kemenkumham
Maluku merasa lebih bangga atas semangat juang dan komitmen dari CPNS.

Sementara itu menyaksikan prosesi penerimaan SK yang sangat sakral yang
diawali dengan long mars menempuh jarak yang cukup fantastis itu banyak
orangtua yang hadir tak mampu membendung air mata keharuannya, demikian pula
para CPNS. Yang sebagian di antara mereka sambil terisak-isak maju menerima SK
mereka sembari mencium bendera Merah putih dan bendera Kemenkumham.(CN-02)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *