Ambon,
cahaya-nusantara.co.id
Sekretaris 1 Tim Koordinator Yayasan
Anak Bangsa 11-Provinsi Wilayah Indonesia Timur, L.W. Miru, SP mengatakan hari
ini, Rabu, 24/1 satu tim Koordinator Yayasan Anak Bangsa yang terdiri dari
kelompok pelatihan operator dan pengolah data serta tim paduan suara akan
berangkat dari Ambon dengan menggunakan pesawat Boing 733 Garuda Indonesia yang
dicarter menuju Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta.
Demikian keterangan pers yang
disampaikan Miru kepada wartawan di kantor Yayasan Anak Bangsa di Ambon,
Selasa, 23 Januari 2018. Dikatakan, selama ini timnya diintimidasi dengan
berbagai opini dan wacana publik yang miring dan sangat miring serta sangat
menyayat hati. Karena pihaknya dikonotasikan sebutan Yayasan Pembohong, Yayasan
Penipu dan sebagainya. Bahkan dicap sebagai Yayasan yang melakukan pungli dengan
iming-iming janji-janji muluk kepada masyarakat yang sebenarnya pihaknya sangat
menyesalkan berbagai tudingan tersebut.
Padahal sebaliknya isu-isu itu adalah
sebuah informasi bohong yang sengaja memberikan move atau mengkondisikan
kondisi untuk meruntuhkan mental dari Tim koordinasi yayasan tersebut.
Sebaliknya menurut Miru misi yang hendak
dijalankan oleh Tim adalah urusan kemanusiaan dengan pemberian bantuan
kemanusian kepada masyarakat sebesar 15 Juta rupiah per KK miskin dan cacat
yang tidak bisa bekerja.
Adapun menurut Miru dukungan dana yang
bakal disalurkan kepada masyarakat di 11 Provinsi Indonesia Timur ini berasal
dari 6 Negara di Luar Negeri dengan berkantor pusat di Thailand.
Menurutnya karena kantor pusatnya di
Thailand dan jenis bantuan ini merupakan bantuan kemanusiaan, maka segala
urusan administrasi terkait penyaluran dana tersebut dilakukan di Jakarta,
terutama melalui Menteri Luar Negeri Indonesia.
Selanjutnya menurut Miru kehadiran tim
kemanusiaan di bawah Yayasan Anak Bangsa di Maluku juga telah dilaporkan dan
diketahui oleh Gubernur Maluku dan Jajarannya serta di Kabupaten Kota se-Maluku,
meskipun demikian para petinggi di Maluku maupun di Kabupaten kota di Maluku
ini hingga kini belum mengeluarkan surat dukungannya, bahkan di salah satu
Kabupaten di Maluku kehadiran tim ini dengan gerakan penyaluran bantuan malah
ditolak dengan penjelasan jika tim ini memberikan 15 juta maka sang bupati
malah bisa memberikan dua kali lipat.
Kepada wartawan Miru menjelaskan
syarat-syarat penerimaan bantuan yakni sangat simpel dengan hanya menyerahkan
KTP dan KK dengan ditandatangani oleh wakil pemerintah tempat domisili calon
penerima bantuan. Bahkan ketika tiba saatnya untuk pencairan dana tidak
diizinkan calon penerima mewakilkan orang lain untuk menerimanya. Selain tim
juga dalam rekrutmen calon penerima tidak diperkenankan memungut biaya dari
masyarakat atau calon penerima bantuan, karena jika ada praktek semacam itu
maka pihaknya tidak segan-segan memberikan sanksi kepada pelaku sesuai AD dan
ART Yayasan Anak Bangsa.
Ia juga menyebutkan gerakan tim untuk
menyalurkan dana sebesar 15 juta ini merupakan hal yang baru di Maluku sehingga
banyak orang termasuk pemerintah tidak mempercayaai gerakan dari Tim ini,
Bahkan di Kabupaten MTB nampaknya dilakukan gerekan penolakan dari pihak Bupati
sehingga tim berjanji di Kabupaten tersebut hanya dua desa yang bakal menerima
bantuan tersebut, sementara yang lainnya biarlah dari Bupati setempat yang
memberikannya.
Sementara itu kepada wartawan Miru juga mengatakan keberangkatan tim
yang terdiri dari 230 personil ini bakal melakukan beberapa kegiatan di Jakarta
yakni untuk paduan suara bakal melakukan rekaman di studio untuk lagu mars dan
lagu wajib Tim ini, sementara beberapa personil lainnya akan mengikuti
pelatihan tentang mengoperasikan komputer terkait dengan pengolahan data serta
penggunaan komputer secara terampil, sedangkan personil lainnya akan berurusan
dengan pengadaan sejumlah atribut Tim, termasuk seragam 2 pasang per
masing-masing personil dan ketika sudah rampung maka tim akan kembali ke Ambon
dan langsung ke MTB untuk menyalurkan dana perdana bagi dua desa di MTB
masing-masing Atubul Da dan desa tetangganya di mana kedua desa tersebut telah
memenuhi persyaratan untuk memperoleh dana tersebut. Adapun dana yang siap
disalurkan, kata Miru adalah sekitar lebih dari 16 milyar.(CN-02)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *