Ambon, cahaya-nusantara.co.id
Kepala SMP Negeri 2 Ambon Drs. Hi. La Siteny, M.Pd
mengatakan untuk menyelesaikan materi ajar dalam dua (2) pekan terakhir
mamasuki akhir semester, pihaknya menggelar rapat bersama dengan dewan Guru di
sekolahnya, Jumat, 10/11. Demikian antara lain penegasan La Siteny kepada
wartawan seusai memimpin rapat bersama dewan guru di sekolahnya, Jumat, 10/11.
mengatakan untuk menyelesaikan materi ajar dalam dua (2) pekan terakhir
mamasuki akhir semester, pihaknya menggelar rapat bersama dengan dewan Guru di
sekolahnya, Jumat, 10/11. Demikian antara lain penegasan La Siteny kepada
wartawan seusai memimpin rapat bersama dewan guru di sekolahnya, Jumat, 10/11.
Dikatakan, dalam rapat yang dipimpinya, bersama dengan
dewan guru di sekolah itu membahas beberapa hal, di antaranya tentang persiapan
ulangan semester yang merupakan tugas rutin di sekolah itu. Selain itu rapat
tersebut juga dilakukan untuk evaluasi satu semester dengan materinya
menyangkut jadwal disamping adanya upaya atau terobosan-terobosan menyangkut
materi yang belum tuntas. Terkait dengan itu para guru bersama kepala sekolah
membahas bagaimana caranya agar dalam dua minggu terakhir ini dapat
menyelesaikan materi yang belum terselesaikan pada anak didik, di samping
membahas materi tentang On dari 6 sekolah di kota Ambon termasuk SMP negeri 2
Ambon, dalam rangka mau melihat tentang program sekolah imbas menuju kepada
sekolah rujukan yang dilihat sejauh mana yang dilakukan oleh SMP Negeri 2
Ambon.
dewan guru di sekolah itu membahas beberapa hal, di antaranya tentang persiapan
ulangan semester yang merupakan tugas rutin di sekolah itu. Selain itu rapat
tersebut juga dilakukan untuk evaluasi satu semester dengan materinya
menyangkut jadwal disamping adanya upaya atau terobosan-terobosan menyangkut
materi yang belum tuntas. Terkait dengan itu para guru bersama kepala sekolah
membahas bagaimana caranya agar dalam dua minggu terakhir ini dapat
menyelesaikan materi yang belum terselesaikan pada anak didik, di samping
membahas materi tentang On dari 6 sekolah di kota Ambon termasuk SMP negeri 2
Ambon, dalam rangka mau melihat tentang program sekolah imbas menuju kepada
sekolah rujukan yang dilihat sejauh mana yang dilakukan oleh SMP Negeri 2
Ambon.
Selanjutnya menurut Siteny kaitan dengan itu rapat juga
membahas soal sekolah adiwiyata yang di dalam bulan November sampai dengan
Desember tim daerah dan tim pusat akan bergabung untuk melihat tentang
persiapan sekolah adiwiyata atau adipura di kota Ambon. Kepada wartawan Siteny
menjelaskan materi rapat berikutnya adalah membahas tentang persiapan menjelang
Desember terkait kegiatan Natalan di samping juga pelaksanaan pemantapan bagi
siswa kelas 9.
membahas soal sekolah adiwiyata yang di dalam bulan November sampai dengan
Desember tim daerah dan tim pusat akan bergabung untuk melihat tentang
persiapan sekolah adiwiyata atau adipura di kota Ambon. Kepada wartawan Siteny
menjelaskan materi rapat berikutnya adalah membahas tentang persiapan menjelang
Desember terkait kegiatan Natalan di samping juga pelaksanaan pemantapan bagi
siswa kelas 9.
Menurutnya apa pun yang disiapkan oleh sekolah akan
tetapi jika tidak dibakali dengan kesungguhan hati baik dari guru maupun
orangtua maka tentu para siswa akan membuat hal-hal yang diluar pikiran baik
guru maupun orangtua. Oleh sebab itu sebagai salah satu aksi nyata adalah
sekolah akan menempatkan bahan bacaan di seluruh pojok tertentu di sekolah
untuk menyelesaikan program literasi di sekolah.
tetapi jika tidak dibakali dengan kesungguhan hati baik dari guru maupun
orangtua maka tentu para siswa akan membuat hal-hal yang diluar pikiran baik
guru maupun orangtua. Oleh sebab itu sebagai salah satu aksi nyata adalah
sekolah akan menempatkan bahan bacaan di seluruh pojok tertentu di sekolah
untuk menyelesaikan program literasi di sekolah.
“Jadi program literasi ini di mana ada pojok kita
tempatkan buku” ujar Kepsek sambil menambahkan jangan hanya diharpkan
perpustakaan karena ketika perpustakaan dibuka kadang terbentur dengan
banyaknya siswa. Oleh sebab itu dimana ada pojok di situ ada bahan bacaan
berupa buku untuk anak diberikan kesempatan untuk membaca. “Karena budaya baca
ini sangat penting” kata La Siteny sambil menambahkan modal budaya baca adalah
betul-betul membekali anak untuk menimba banyak pengetahuan, karena pengetahuan
hanya dapat diperoleh melalui membaca atau belajar.(CN-02)
tempatkan buku” ujar Kepsek sambil menambahkan jangan hanya diharpkan
perpustakaan karena ketika perpustakaan dibuka kadang terbentur dengan
banyaknya siswa. Oleh sebab itu dimana ada pojok di situ ada bahan bacaan
berupa buku untuk anak diberikan kesempatan untuk membaca. “Karena budaya baca
ini sangat penting” kata La Siteny sambil menambahkan modal budaya baca adalah
betul-betul membekali anak untuk menimba banyak pengetahuan, karena pengetahuan
hanya dapat diperoleh melalui membaca atau belajar.(CN-02)

