Ambon,
cahaya-nusantara.co.id
cahaya-nusantara.co.id
Kepala SMA Negeri 14 Ambon, W. Samallo mengatakan
selaku Induk Klaster bagi SMA di kota
Ambon dalam penerapan K13 tahun 2017 ini maka para instruktur yang berasal
dari guru-guru di sekolahnya akan melakukan pendampingan bagi bagi para guru
mata pelajaran K13 yang telah mengikuti bintek yang digelar oleh LPMP beberapa
waktu lalu.
selaku Induk Klaster bagi SMA di kota
Ambon dalam penerapan K13 tahun 2017 ini maka para instruktur yang berasal
dari guru-guru di sekolahnya akan melakukan pendampingan bagi bagi para guru
mata pelajaran K13 yang telah mengikuti bintek yang digelar oleh LPMP beberapa
waktu lalu.
Demikian antara lain penegasan Samallo kepada wartawan
beberapa hari lalu di ruang kerjanya di SMA Negeri 14 Ambon.
beberapa hari lalu di ruang kerjanya di SMA Negeri 14 Ambon.
Dikatakan, sistem pendampingan itu bukan berarti
melakukan supervisi melainkan hanya berupa pemantapan bagi teman-teman guru
yang sebelumnya mengikuti bintek.
melakukan supervisi melainkan hanya berupa pemantapan bagi teman-teman guru
yang sebelumnya mengikuti bintek.
Menurutnya, hal-hal yang perlu didampingi adalah selain
materi, para instruktur akan berproses bersama-sama dengan para guru untuk
mempersiapkan bahan-bahan ajar yang akan disampaikan kepada siswa disamping
yang paling penting adalah begaimana para guru dipersiapkan dan mempersiapkan
diri untuk tampil di kelas dalam rangka menyajikan bahan ajar kepada warga
belajar. Hal ini disebabkan karena memang ada pelajaran yang memiliki materi
yang berbeda dalam penerapannya sehingga
pengdampingan yang disebut sebagai “in dan on” dimaksudkan agar pendekatan dan
metode yang berbeda itu supaya disiapkan secara baik oleh para guru. Selain itu
pendampingan juga dimaksudkan agar guru tidak salah dalam menerapkan metode dan
cara mengajar khususnya untuk K13.
materi, para instruktur akan berproses bersama-sama dengan para guru untuk
mempersiapkan bahan-bahan ajar yang akan disampaikan kepada siswa disamping
yang paling penting adalah begaimana para guru dipersiapkan dan mempersiapkan
diri untuk tampil di kelas dalam rangka menyajikan bahan ajar kepada warga
belajar. Hal ini disebabkan karena memang ada pelajaran yang memiliki materi
yang berbeda dalam penerapannya sehingga
pengdampingan yang disebut sebagai “in dan on” dimaksudkan agar pendekatan dan
metode yang berbeda itu supaya disiapkan secara baik oleh para guru. Selain itu
pendampingan juga dimaksudkan agar guru tidak salah dalam menerapkan metode dan
cara mengajar khususnya untuk K13.
Lebih jauh Samallo mengatakan dalam pendampingan atau
In dan On itu baik instruktur maupun guru yang didampingi sama-sama saling mengisi
dengan demikian bukan instrukltur mengajar kepada guru mata pelajaran yang
didampingi melainkan saling belajar untuk saling mengisi.(CN-02)
