Ambon, Cahayanusantara12.com

Terkait dengan perseteruan pengrusakan lahan antara
PT Sumber Asia dan PT Tiga Ikan Jaya Utama, Pimpinan PT Sumber Asia Risal Efeendy,
kepada wartawan Rabu (4/11) meminta agar Pimpinan Perusahaan Tiga Ikan Jaya
Utama tidaklah bersembunyi dibalik  balai Sungai saja, tetapi harus bisa
bertanggung jawab atas pengrusakan, penyerobotan dan Pencurian di Lahannya.
Menurutnya selama ini pekerjaan yang diberikan oleh
Balai Wilayah Sungai bagi perusahaan tersebut untuk merapikan, membuat
fasilitas bagi kenyamanan masyarakat bukan untuk merusakan. ”Balai Itu
memberikan anda pekerjaan bukan untuk  merusakan orang lain, tetapi Balai
memberikan anda pekerjaan untuk merapikan, menyejahterakan masyarakat, tetapi
bukan untuk merusak orang lain punya barang atau mengambil orang lain punya
barang, itu salah saya rasa Balai tidak begitu, ”Ungkapnya kesal. Ia menambahkan
kalau dirinya sudah mendapatkan surat kuasa nomor 05 yang dibuat pada tanggal
29 Oktober 2015 dari anaknya yang dibuat oleh Kuasa Hukum Solaiman Sitonngang
dengan adanya surat kuasa ini dirinya akan menindak perusahaan Tiga Ikan Jaya
Utama.
Untuk itu Timnya sudah turun untuk pengembalian
lahan, setelah pengembalian lahan barulah pihaknya akan menindak perusahaan
Tiga Ikan Jaya Utama yang telah melakukan penyerobotan, perusakan dan pencurian
Material pada lahannya.
Ia menambahkan kalau memang pihak perusahaan
tersebut mau menyelesaikan secara baik-baik, dirinya bersedia tetapi Pimpinan perusahaan
tersebut harus berbicara di Media dan menyelesaikan pengrusakan lahan secara baik-baik,
itu barulah dinamakan Gentlemen. (CN-03)




By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *