Ambon,Cahayanusantara12.com
Pelaksanaan Operasi Sebra Siwalima 2015 yang digelar
oleh Dirlantas Polda Maluku dilaksanakan mulai dari tanggal 22 Oktober sampai
dengan 4 November 2015 bertujuan untuk menekan angka kecelakaan Lalu lintas. Demikian
penjelasan Dir Lantas Polda Maluku Abdul syukur kepada wartawan di ruang
kerjanya Selasa (27/10).
Menurutnya cara operasi Sebra Siwalima 2015 itu
dengan pendekatan Hukum  untuk mencari pelanggaran yang dapat menyebabkan
terjadinya kecelakaan Lalu lintas, tetapi tidak menutupi bagi pelanggaran
lainnya untuk ditilang. Selain tindakan represif atau tundakan pelanggaran
pihaknya juga melakukan tindakan Prefentif mencegah pelanggaran lalu lintas
dengan cara melaksanakan Patroli.
Hasil dari analisa kecelakaan juga selalu terjadi
pada malam hari , untuk itu terkait Patroli menurut Syukur dibentuk Patroli
malam maupun siang. Patroli dilaksanakan menurutnya agar masyarakat berpikir
kalau memang masih ada Polisi, sehingga masyarakat lebih berhati-hati lagi. Selain
patroli yang dilakukan pihaknya juga selalu memberikan penyuluhan kepada tukang
ojek maupun anak-anak sekolah dan instansi pemerintah Negeri maupun swasta.
Hasil dari operasi Siwalima Sebra pada 9 Polres yang
ada di Maluku telah menjaring pelanggar sebanyak 971 yang ditindak dengan
tilang, selain itu ada juga 289 yang diberikan teguran, dan Angka pelanggaran
terbesar ada di Kota Ambon. Ia menambahkan kalau dalam operasi ini pihaknya
melibatkan POM AD, Provos brimob, Propam Polda dengan tujuan agar adanya
sinergitas kerjasama dengan institusi yang lainnya juga.
Selain itu juga diantara ada pelanggar dari anggota
Polisi dan TNI dapat ditindak oleh Propam, POM maupun Provos Brimob. Dirinya
berharap setelah operasi sebra selama 14 hari ini setelah selesai kegiatan
seperti ini tetap dilaksanakan secara rutin sehingga angka kecelakaan Lalu
Lintas dapat ditekan. (CN-03)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *