Ambon,Cahayanusantara12.com
Walikota Ambon,
Richard Louhenapessy, SH mengatakan  kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Administrasi
Elektronik e-surat ini penting sekali karena obsesi pemerintah kota  ke
depan sebagai sebuah pemerintahan mau tidak mau, suka tidak suka, pihaknya akan
mengarah kepada sistem government yang betul-betul Ilmu dan Teknologi (IT) akan
menjadi  tumpuan. Demikianlah penegasan Louhenapessy dalam sambutannya
pada acara kegiatan Bimbingan Teknis Sistem administrasi elektronik (e-Surat)
di Hotel Elizabeth Ambon.
Dikatakan, salah satu
indikator daripada masyarakat modern adalah ditandai dengan kemajuan ilmu 
pengetahuan dan teknologi. “Jadi salah satu indikasi sebuah masyarakat modern
itu dipengaruhi oleh seberapa jauh peranan dari ilmu pengetahuan dan teknologi.
Jadi soal teknologi ini mau tidak mau suka tidak suka akan tetap menjadi
kebutuhan utama pihaknya dalam sebuah perspektif masyarakat yang modern”,
tandas Walikota.
Menyadari akan hal
itu lalu, kata Louhenapessy, pemerintah melalui instruksi presiden Indonesia 
No 3 tahun 2003 telah menetapkan kebijakan dan strategi nasional tentang
pengembangan government untuk mendorong pemerintah pusat maupun pemerintah di
daerah untuk memanfaatkan  teknologi informasi  secara maksimal. Sebagai
negara yang berkembang  IT mulai dirasakan sebagai sebuah kebutuhan bagi
masyarakat modern, tapi di negara-negara maju seperti Singapura, Korea, Eropa,
Amerika dalam sistem pengelolaan pemerintahan sudah sampai ke tingkat yang dynamic
government yaitu sebuah pemerintahan yang dinamis sehingga menempatkan posisi
pelayanan sebagai posisi yang paling utama sebagai contoh yang paling sederhana
adalah  perubahan paradigma pelayanan pada pemerintahan itu, menempatkan
posisi manusia sebagai posisi yang setara sedangkan kita baru mengarah ke situ.
Oleh karena itu, salah satu ciri dari dynamic government adalah penguasaan IT.
Betapa pentingnya IT
itu, maka Presiden dalam instruksi no 3 tahun 2003, telah menetapkan kebijakan
dan strategi nasional tentang pengembangan  Government untuk  mendorong
pemerintah pusat maupun pemerintah di daerah  memanfaatkan semaksimal
mungkin  teknologi informasi  untuk meningkatkan kemampuan mengolah,
menyalurkan, dan mendistribusikan informasi serta pelayanan publik dalam bentuk
e-surat yang dikembangkan berbasis teknologi. Sistem elektronik yang dikembangkan
ini dapat digunakan di mana saja dan  kapan saja baik oleh pimpinan maupun
staf dengan memanfaatkan komputer, smartphone, yang terhubung dengan internet.
Oleh karena itu
disposisi surat sebagai bentuk perintah dan informasi dari pimpinan, diharapkan
lebih cepat diterima oleh staf sehingga proses  kerja di lingkungan pemerintah
kota ambon mampu bergerak cepat dalam upaya pelayanan publik yang prima kepada
masyarakat. Kemudian sistem ini akan merubah paradigma kerja kita, sebetulnya
ada hal yang positif dari pemanfaatan IT tapi juga hal negatif. Hebat dari segi
efisiensi anggaran dan material tetapi sisi negatifnya ke depan kita akan
semakin terbatas membutuhkan tenaga kerja dan sisi negatif lain, orang akan cenderung
berperilaku individualistis karena dia akan mengandalkan dirinya saja tanpa
memerlukan bantuan dari orang lain.
Maka kita harus isi
secara baik dengan semangat gotong royong, semangat kekeluargaan, semangat kebersamaan
agat tidak luntur. Jadi dari segi afektivitas efisiensi positif, tapi dari sisi
lain juga akan berdampak negatif. Maka akan terjadi penciutan tenaga kerja karena
kebutuhan.  Apapun juga yang kita gunakan ini hanyalah alat, yang paling
utama itu tergantung pada kita. Oleh karena itu, bimbingan teknis ini
sangat-sangat perlu untuk penguasaan IT. Mengapa sampai kegiatan ini harus
dilaksanakan, karena ini terkait dengan informatika dan teknologi.
Teknologi  akan terus berubah ke depan, maka harus mampu beradaptasi agar
tidak menjadi tertinggal.   
Untuk program smart
city maka pihaknya akan bekerja sama untuk membuka jaringan intranet bukan jaringan
internet dan akan hanya dipakai oleh kota kita secara internal, jauh 
lebih hemat dan tidak bergantung pada yang lain karena kita punya jaringan
sendiri, ini direncanakan untuk tahun 2016. Untuk penggunaan IT ini, Walikota menegaskan
untuk pihak-pihak yang berkekurangan atau mereka yang tidak
punya, contohnya anak-anak dari tukang becak, Adapun pelaksanaan kegiatan
Bimtek berlangsung dari Kamis, 17 s/d Jumat, 18 September 2015 yang melibatkan
semua Kepala SKPD di Pemkot Ambon.(CN-03)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *