Ambon,Cahayanusantara12.com
Rektor Unpatti,
Prof. Dr. Ir. Thomas Pentury, M.Si mengatakan HUT Kota Ambon tahun 2015 ini
merupakan sebuah ekspresi luar biasa yang tidak saja dilakukan dan dirasakan
oleh Pemerintah kota Ambon akan tetapi juga oleh masyarakat Kota yang begitu
gembira. Demikian antara lain penegasan Pentury kepada wartawan di sela-sela sorak-sorai
dan hiruk pikuknya  warga kota Ambon usai menyaksikan aktraksi terjun
payung di lapangan merdeka Ambon, Senin, 7/9.
Selaku pimpinan
Perguruan Tinggi Negeri di Maluku, Pentury berharap kota ini8 ke depan semakin
berkembang dalam tugas-tugas  pemerintahan oleh Wali Kota dan Wakil Wali
Kota Ambon , bahkan seluruh aparatur pemerintahan di kota Ambon tercinta. Sementara
itu Mantan Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu kepada wartawan seusai
menyaksikan puncak HUT Kota Ambon yang ditandai dengan aksi terjun payung dari
pasukan Pascas yang turun tepat di lapangan Merdeka Ambon sambil mengatakan
dirinya berharap kota Ambon semakin maju sehingga akan bertambah banyak lagi
touris-touris yang datang ke kota Ambon. Untuk itu mantan gubernur Maluku
menghimbau seluruh komponen masyarakat  di kota ini sambil mengatakan
semua warga kota Ambon memiliki tanggung jawab untuk memajukan kota Ambon
manise. “Kita semua punya tanggung jawab untuk memajukan kota Ambon manise” kata
Ralahalu.
Sementara itu
pantauan media ini menyebutkan sekurang-kurangnya tiga buah pesawat tempur dan
dua buah pesawat Herkules milik TNI AU ikut memeriahkan HUT kota Ambon yang
ke-440 tahun  kemarin siang. Masyarakat dibuat tercengang dengan aksi 3
buah pesawat tempur yang datang secara tiba-tiba di atas udara lapangan Merdeka
Ambon dan lebih menariknya aksi pesawat tempur yang terbangnya sangat dengan di
atas Balai Kota Ambon itu menyebabkan sebuah tenda milik pemerintah kota Ambon
yang terpasang di salah satu sisi lapangan merdeka Ambon sepanjang kurang lebih
30 meter terbalik tertiup angin kencang yang ditimbulkan oleh pesawat tempur
tersebut.
Dan yang sangat menakjubkan adalah aksi sepuluh
prajurit paskas yang terjun di dalam lapangan merdeka Ambon sembari membawa
bendera Merah Putih, Bendera Provinsi Maluku dan Bendera Kota Ambon. Dari
pantaun media ini menyebutkan 2 di antara para penerjun itu mendarat di
kerumunan penonton di pinggir lapangan sementara 8 orang lainnya mendarat
dengan mulus di dalam lapangan merdeka, meskipun terdapat insiden kecil di
antaranya salah satu penerjun mendapat kecelakaan ringan di mana tangannya
keseleo. Menariknya lagi salah satu di antara pasukan penerjun kemarin adalah anak
daerah Maluku yakni Moses Philipus Yohanis.(CN-01)


By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *