AMBON, cahaya-nusantara.com

Pameran seni bertajuk “Baku Dapa” resmi dibuka di Galeri Lia-Lia, Taman Budaya Provinsi Maluku, Kamis (11/12/2025). Acara pembukaan berlangsung penuh kehangatan dan antusiasme, ditandai dengan prosesi pemukulan tifa serta sambutan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku yang disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan, Rina Lappi.

Dalam sambutannya, Lappi mengajak para tamu untuk mensyukuri kesempatan berkumpul dalam ruang yang mempertemukan seni, cerita, dan ingatan kolektif masyarakat Maluku. Ia menegaskan bahwa tema “Baku Dapa” yang dihadirkan Alvin Talabessy bukan sekadar pertemuan fisik, tetapi juga refleksi mendalam tentang identitas dan pengalaman budaya Maluku.

“Melalui karya-karyanya, Alvin mengajak kita melihat kembali wajah, warna, gerak, dan jejak kehidupan Maluku hal-hal yang selama ini mungkin kita jumpai, namun luput kita renungkan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Maluku memberikan apresiasi tinggi kepada Alvin Talabessy atas konsistensi dan keberaniannya berkarya.
Sketsa, gambar, dan ilustrasi yang dipamerkan dinilai bukan hanya sekadar tampilan visual, melainkan cermin yang memperlihatkan bahwa budaya Maluku terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Lappi menyebut bahwa sejarah Maluku selalu ditandai dengan perjumpaan budaya dan keberagaman. Karena itu, pameran ini diharapkan menjadi ruang dialog yang memperkuat identitas dan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk semakin percaya diri dalam mengekspresikan gagasan seni mereka.

Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah berkomitmen memperkuat dukungan terhadap kegiatan seni, baik dengan menyediakan ruang pameran, program pembinaan, hingga kolaborasi bersama para seniman di Maluku.

“Seni bukan hanya soal estetika, tetapi juga sarana pendidikan, pembentukan karakter, serta penguatan kreativitas masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyebut Taman Budaya khususnya Galeri Lia-Lia sebagai rumah bagi seniman Maluku untuk bertumbuh dan menampilkan karya. Pemerintah berkomitmen menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat kreativitas, edukasi seni, dan pelestarian jati diri Maluku.

Kepada masyarakat, Lappi mengajak para pengunjung untuk menikmati pameran dengan hati yang terbuka, serta menjadikan karya-karya Alvin sebagai ruang percakapan baru tentang siapa orang Maluku dan kekayaan budayanya.

Pameran “Baku Dapa” akan berlangsung selama tiga hari, 11–13 Desember 2025, menampilkan puluhan karya visual yang menggambarkan dinamika kehidupan dan warna khas Maluku.

Di akhir sambutannya, Lappi menyampaikan selamat kepada Alvin Talabessy atas dedikasi dan kontribusinya menghadirkan pameran ini bagi publik.
(CN-02)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *