AMBON, cahaya-nusantara.com

Diskusi santai ka Bakamla Zona Timur dan insan Pers di atas kapal ular laut 405 berlangsung pada Hari Jumat, 30/9/2022 di Dermaga Bakamla Halong Ambon. 

Ka Bakamla Zona Timur Laksma Dr. Drs. Haris Djoko Nugroho, M Si antara lain, menjelaskan Bakamla bukan hanya menjaga keamanan di laut, tetapi juga melakukan pemberdayaan masyarakat maritim dan Bantuan sosial.

Dijelaskan, posisi strategis indonesia lebih dari 80% perdagangan Dunia melalui Laut sloc dan slot  yang menjadi elemen penting perekonomian negara dan jika melihat kepadatan lalu lintas pelayaran kapal yang melintas di perairan Indonesia.maka kebutuhan data/info untuk bernavigasi yang up to date sangat diperlukan.

Jika perairan Indonesia datanya tidak ter-update maka akan berdampak kapada biaya Asuransi yang tinggi dari kapal  tersebut, sehingga juga akan berdampak bagi perekonomian. 

Ia menjelaskan, betapa luar biasanya strategi posisi Indonesia yang  memiliki 3 ALKI (Alur Laut kepulauan Indonesia) dan 4 choke Point: selat malaka, selat sunda,selat Makasar, dan selat Lombok. “Tidak hanya kita punya 4 choke point dan 3 ALKI tetapi kita lebih strategis karena berbatasan dengan 10 Negara”ujarnya.

Selanjutnya, menurut Ka Zona, Chake Point adalah Alur sempit di laut yang sangat strategis menghubungkan antara satu perairan besar dan perairan yang lebih besar lainnya.

Pada Tahun 2014 pemerintah Indonesia menetapkan UU 32/2014 tentang Kelautan kenapa di munculkan , karena ini merupakan cantolan berdirinya BAKAMLA 

Dijelaskan  Rohnya dari UU 32 bahwa Indonesia membuat UU ini untuk membangkitkan lagi visi poros maritim Dunia, ini merupakan sikap Geopolitik sebagai negara Maritim. UU ini mengatur yang berhubungan dengan laut/atau kegiatan di Dasar laut dan tanah di bawahnya, kolam Air dan permukaan laut, termasuk wilayah pesisir dan pulau-pulau.

Menurut Laksamana Dr.Drs.Haris Djoko Nugroho,M.si Tugas dari Bakamla adalah melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yuridiksi indonesia, sedangkan fungsinya adalah menyusun kebijakan nasional di bidang keamanan dan keselamatan di wilayah perairan indonesia dan wilayah yuridiksi Indonesia, menyelenggarakan sistem  peringatan dini keamanan dan keselamatan di perairan indonesia dan wilayah Yuridiksi Indonesia.

Adapun fungsi lainnya yaitu melaksanakan penjagaan, pengawasan, pencegahan,dan penindakan pelanggaran hukum di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yuridiksi indonesia, mensinergikan dan monitor pelaksanaan Patroli perairan oleh instansi terkait.dan memberikan dukungan teknis dan operasional kepada instansi terkait serta memberikan bantuan pencarian dan pertolongan di wilayah perairan indonesia dan wilayah yuridiksi  Indonesia, melaksanakan tugas lain dalam sistem pertahanan Nasional  untuk tugas dan kewenangan Bakamla zona Timur.

Menurut Lakasma Haris meliputi Propinsi Maluku, Maluku utara,NTT dan Papua. Dijelaskan pula,  Untuk mengawasi zona Timur maka ada beberapa tugas atau giat Bakamla zona Timur yakni melakukan Operasi laut berupa patroli rutin, operasi SAR  gabungan bersama Basarnas, polisi Air, TNI angkatan Laut,, pemberdayaan masyarakat pesisir berupa sosialisasi dan bantuan sosial kepada masyarakat pesisir .

Menurut orang nomor satu di Bakamla Zona Timur ini;  sejak dibentuk 2014 lalu , tugas pokok Bakamla sesuai visi yakni Terwujudnya keamanan dan keselamatan laut yang terpercaya dan profesional dalam rangka menuju Indonesia yang berdaulat dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

Misi dari Bakamla sendiri : 

Pertama, meningkatkan penjagaan,pengawasan, pencegahan,dan penindakan pelanggaran hukum di wilayah perairan Indonesia dan yuridiksi Indonesia dengan berpedoman pada ketentuan hukum Nasional dan Internasional.

Kedua, memperkuat kebijakan nasional di bidang keamanan dan keselamatan di wilayah yuridiksi Indonesia untuk memperkuat jati diri Indonesia sebagai poros maritim Dunia.

Ketiga, menyelenggarakan system peringatan dini keamanan dan keselamatan yang mandiri dan kuat berbasiskan kepentingan nasional di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yuridiksi Indonesia” jelas komandan Bakamla zona Timur.

Dikatakan, untuk mendukung tugas dan tanggung jawab Bakamla zona timur, tentu ada sarana prasarana penunjang tugas-tugas lapangan yaitu kapal Patroli yang terdiri dari kapal Negara, Catanmaran dan RHBI

Selain itu, ada juga sistem peringatan dini, Radio GMDS( global maritime Distres and safety system), LCR( Long Range Camera), dan AIS( Automatic indetificatinlon system)

Dengan sarana dan prasarana pendukung tersebut maka, setiap hari bisa memantau setiap kapal yang melintasi zona laut.

Menurutnya walaupun didukung dengan peralatan canggih  tetapi Bakamla juga membutuhkan dukungan dari rekan-rekan pers dalam memberikan informasi dan data terkait tugas dan tanggung jawab Bakamla.

Sementara itu, Kapten kapal ular laut 405 Letkol Umar Dani menyambut hangat kehadiran komandan Bakamla Zona Timur  dan insan pers  dengan menyuguhi minuman, kue, buah-buahan dan makan bersama sebagai giat diskusi santai bersama Komandan Bakamla zona Timur.( CN-05)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *