
AMBON, cahaya-nusantara.com
SMA Negeri 4 Ambon memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi Ujian Nasional berbasis sekolah tahun 2026 dengan mengandalkan sistem berbasis Android. Pelaksanaan ujian dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 18 April mendatang, dengan seluruh perangkat dan mekanisme telah dipersiapkan secara matang.
Kepala SMA Negeri 4 Ambon, Mezack Tentua, S.Th., M.Pd.K, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/4/2026), menegaskan bahwa kesiapan sekolah tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan mental dan akademik siswa melalui proses pembelajaran yang terarah.
“Persiapan sudah kami lakukan sejak jauh hari, baik dari sisi pembelajaran maupun motivasi kepada siswa dan orang tua. Kami juga mengikuti petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan sebagai acuan pelaksanaan,” ujarnya.
Menurut Tentua, penerapan sistem ujian berbasis Android bukan hal baru bagi SMAN 4 Ambon. Dalam kurun waktu lima hingga tujuh tahun terakhir, sekolah ini telah meninggalkan metode konvensional berbasis kertas dan pensil, dan beralih sepenuhnya ke sistem digital.
“Semua siswa menggunakan handphone Android saat ujian. Bagi yang tidak memiliki perangkat, kami siapkan alternatif berupa ujian tertulis, namun jumlahnya sangat sedikit,” jelasnya.
Ia menambahkan, dukungan orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan penerapan sistem ini. Selama ini, tidak terdapat kendala berarti, baik terkait perangkat maupun kebutuhan jaringan, karena orang tua turut berperan aktif dalam memfasilitasi kebutuhan siswa.
Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan, pihak sekolah akan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap perangkat siswa, termasuk kondisi handphone dan kesiapan jaringan internet. Selain itu, akan dilaksanakan gladi atau simulasi selama dua hari guna memastikan seluruh sistem berjalan optimal.
“Kami juga menyiapkan proktor untuk mengawasi aspek teknis selama ujian berlangsung. Semua potensi kendala sudah kami antisipasi,” tambahnya.
Sebanyak 327 siswa akan mengikuti Ujian Nasional tahun ini, yang akan dilaksanakan di 17 ruang yang telah disiapkan. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 356 siswa.
Dalam hal pengawasan, SMAN 4 Ambon tetap menerapkan sistem silang dengan sekolah lain, seperti SMAN 5 dan SMAN 14 Ambon, guna menjaga objektivitas dan integritas pelaksanaan ujian.
Sementara itu, terkait aktivitas siswa kelas lain selama ujian berlangsung, pihak sekolah masih menunggu arahan resmi dari Dinas Pendidikan. Namun, berdasarkan pengalaman sebelumnya, siswa biasanya diliburkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ujian.
Tentua juga mengimbau para orang tua untuk terus mendampingi dan mengawasi anak selama masa persiapan hingga pelaksanaan ujian, terutama dalam menjaga waktu belajar dan kondisi kesehatan.
“Peran orang tua sangat penting untuk memastikan anak-anak siap secara maksimal, baik secara akademik maupun fisik,” tegasnya.
Dengan pengalaman panjang dalam penerapan sistem digital serta dukungan penuh dari seluruh pihak, SMAN 4 Ambon optimistis pelaksanaan Ujian Nasional 2026 akan berjalan lancar, aman, dan tanpa kendala berarti.(CNmy)
