
DOBO, cahaya-nusantara.com
Tiga warga Kabupaten Kepulauan Aru berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah longboat yang mereka gunakan mati mesin dan terombang-ambing di laut hingga mengalami kebocoran. Tim SAR Gabungan menemukan ketiganya di sekitar pesisir Pulau Fatujuring, Senin (7/9/2026) malam, setelah melakukan pencarian selama berjam-jam.
Ketiga warga tersebut yakni Derek Kristian Apalem (53), Daut James Apalem (20), dan Korinus Siarukin (25), yang merupakan warga Desa Serwatu, Kabupaten Kepulauan Aru.
Ketiganya berangkat dari Desa Serwatu menuju Kota Dobo pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIT. Namun, sekitar pukul 15.00 WIT, longboat yang mereka gunakan mengalami mati mesin di sekitar perairan Pulau Maikoor. Mereka kemudian terombang-ambing di laut tanpa dapat melanjutkan perjalanan.
Informasi mengenai kondisi ketiga korban baru diterima Unit Siaga SAR (USS) Dobo pada Senin sekitar pukul 07.30 WIT. Laporan tersebut disampaikan Yosilabok yang menginformasikan adanya kondisi yang membahayakan keselamatan manusia.
Mendapat laporan tersebut, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel USS Dobo dan Lanal Aru langsung bergerak menuju perairan Pulau Maikoor. Tim harus menempuh jarak sekitar 23 nautical mile dari Dobo untuk mencapai lokasi yang diperkirakan menjadi titik keberadaan korban.
Pencarian berlangsung cukup lama. Jarak lokasi yang jauh dan minimnya jaringan komunikasi menjadi kendala bagi tim untuk mendapatkan informasi mengenai posisi ketiga korban.
Titik terang pencarian baru diperoleh sekitar pukul 21.35 WIT. Tim SAR Gabungan menerima informasi dari keluarga bahwa ketiga korban berada di sekitar pesisir Pulau Fatujuring. Kondisi longboat yang mereka gunakan juga semakin membahayakan setelah mengalami kebocoran sehingga ketiganya membutuhkan segera dievakuasi.
Koordinator USS Dobo, Glenn Tehupuring, mengatakan tim langsung bergerak menuju Pulau Fatujuring setelah menerima informasi tersebut. Perjalanan dilakukan dengan tetap mempertimbangkan faktor keselamatan karena operasi berlangsung pada malam hari dengan jarak pandang yang terbatas.
Setelah menyisir lokasi, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan ketiga korban sekitar pukul 22.45 WIT di sekitar Pulau Fatujuring. Ketiganya ditemukan dalam keadaan selamat.
“Ketiga korban berhasil ditemukan pada pukul 22.45 WIT di sekitar Pulau Fatujuring dalam keadaan selamat,” ujar Glenn.
Setelah ditemukan, ketiga korban langsung dievakuasi menuju Kota Dobo untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Tim SAR Gabungan bersama seluruh korban tiba dengan selamat di Pelabuhan Dobo sekitar pukul 01.00 WIT.
Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan melibatkan personel USS Dobo, Lanal Aru, serta masyarakat setempat. Tim juga mengerahkan satu unit rigid inflatable boat (RIB) USS Dobo dan truk personel untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi.
Kondisi cuaca di lokasi operasi dilaporkan berawan dengan angin bertiup dari arah selatan hingga tenggara berkecepatan sekitar 23 knot. Tinggi gelombang tercatat sekitar 1,25 meter.
Dengan berhasil ditemukannya seluruh korban dalam kondisi selamat dan telah diserahkan kepada keluarga, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Keberhasilan evakuasi ini mengakhiri pencarian tiga warga Desa Serwatu yang sempat terombang-ambing di laut setelah longboat mereka mengalami mati mesin dalam perjalanan menuju Kota Dobo.(CN02)
