Ambon,
cahayanusantara12.blogspot.com
Pertemuan tokoh Agama dan Kakanwil
di Kota Ambon dalam Seminar kerukunan Umat beragama memiliki nilai yang
strategis bagi seluruh bangsa Indonesia, hal ini karena tokoh agama dan tokoh
masyarakat memiliki peran dan posisi penting serta berpengalaman menghadapi berbagai
tantangan sehingga merupakan hal yang sangat berarti bagi kebaikan hidup umat ,
masyarakat dan Bangsa.
Demikian sambutan Menteri Agama RI,
Lukman Hakim Saifudin pada pembukaan Seminar Kerukunan Umat Beragama, Rapat
Koordinasi Kanwil Seluruh Indonesia  dan Launching Pesparawi Nasional 11,
Senin (15/6) di Islamic Center Ambon.
Menurutnya umat beragama di dunia saat
ini khususnya di Indonesia Tengah mengalami berbagai persoalan yang kompleks,
baik secara Internal maupun eksternal, di mana menyangkut persoalan hidup, menyangkut
, pendidikan, juga menyangkut dampak negatif globalisasi
yang sering berimbas pada persoalan termasuk pemahaman dan praktek-praktek
keagamaan .
Hal tersebut tidak jarang menimbulkan gangguan kerukunan, ketertiban dan
ketenteraman masyarakat yang berimbas kepada kesulitan pada kesulitan
mengembangkan pembangunan bangsa sehingga memerlukan upaya bersama pemerintah
dan seluruh elemen masyarakat untuk mendapatkan solusi terbaik.
Dirinya yakin kalau pertemuan ini dapat
merumuskan langkah-langkah tepat ke depan sehingga kerukunan beragama 
semakin baik  dan pada giliran nantinya terbangun kemajuan, kejayaan dan
kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Ia menambahkan kalau seiring dengan
tujuan menyejahterakan masyarakat, maka perlu disadari bahwa kerukunan umat
beragama yang dimiliki merupakan modal yang amat berharga , walaupun kerukunan
yang dimiliki saat ini masih terdapat kekurangan di sana sini.
Dengan demikian  Saifudin mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga, memelihara
suasana yang kondusif secara terus menerus berkesinambungan.
Yang harus diketahui pula menurut
Saifudin, salah satu misi kerukunan nasional bangsa Indonesia adalah
memperkokoh kebersamaan umat beragama guna mengembangkan keselarasan pemahaman
keagamaan  dengan wawasan kebangsaan.
Dengan misi ini dirinya mengajak
segenap elemen masyarakat khususnya tokoh agama dan masyarakat agar senantiasa
bahu membahu menghadapi persoalan umat dan bangsa dewasa ini.
,”Hanya dengan kebersamaan dan saling percaya kita dapat menghadapi berbagai
persoalan, dengan demikian kita mampu mengisi hari esok yang lebih baik dan Cerah,”Ungkapnya.
Memperkokoh kerukunan umat beragama adalah merupakan salah satu proses yang
tiada henti melalui silaturahmi , dialog sosialisasi peraturan dan kerjasama
mengatasi berbagai masalah sosial termasuk forum seminar yang akan
dilaksanakan.
Untuk itu dirinya mengharapkan agar
upaya-upaya seperti itu untuk terus dilakukan sekalipun tidak dalam keadaan
mengalami gangguan pertikaian, karena harus disadari bahwa potensi konflik
selalu mengintai , mengiringi dinamika masyarakat majemuk. Di mana pengalaman
di berbagai tempat menunjukkan akibat kelengahan dan kelalaian pada satu saat
dapat menimbulkan berbagai kerugian dan kesulitan berkepanjangan. Untuk itu
tanggung jawab kementrian Agama adalah sebagai lembaga negara di bidang urusan
keagamaan, maka segala urusan keagamaan masyarakat dan bangsa Indonesia,
menjadi urusan kementrian keagamaan.
Untuk itu dirinya menegaskan bahwa kementrian agama adalah rumah bersama bagi
aspirasi keagamaan semua penduduk Indonesia yang beragama, untuk itu rapat
koordinasi sangat diperlukan. (CN-01)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *