Yosep Nunawar Sofyan                                                                      Suster Brigitta


 
Ambon,
cahayanusantara12.blogspot.com
Bertempat di PAUD Kasih Mandiri
Ambon, Sejak Sabtu, 13 s/d Senin 15 Juni 2015, Lembaga Study Agama dan Filsafat
Jakarta menyelenggarakan Workshop Pembentukan Pendidikan Nilai bagi Guru PAUD
Maluku yang diikuti oleh 29 peserta dari kota Ambon dan 6 peserta dari Maluku
Tenggara.
Kepada wartawan Yosep Munawar Sofyan, bagian Program Office mengatakan Lembaga
Study Agama  dan Filsafat (LSAF) Jakarta memiliki program pendidikan
Pembentukan Nilai bagi guru-guru di mana untuk wilayah Timur pihaknya menangani
2 wilayah yakni Manado dan Maluku dan untuk
saat ini mereka datang ke Maluku dalam kerjasama dengan Yayasan Kasih Mandiri
sebagai Lembaga yang dipercayakan menyiapkan tempat sementara programnya
seluruh ditangani oleh LSAF.
Disebutkan sasaran dari pelaksanaan Workshop ditujukan bagi para pendidik PAUD
di manapun berada, hanya saja kenapa sampai Maluku saat ini menjadi perhatian
LSAF mengingat Maluku pernah terjadi konflik sehingga untu memulai sebuah
perdamaian yang total harus dimulai dari
para guru. Kami berpikir bahwa perdamaian itu harus dimulai dari guru karena
guru yang akan menghasilkan tunas-tunas bangsa ”, kata Munawar sembari
menambahkan menurut pihaknya ada nilai-nilai baik yang ada di dalam diri
anak-anak yang perlu dikembangkan ke depan. Menurutnya perhatian lembaga mereka
lebih banyak di Indonesia Barat sementara di Indonesia Timur itu terdapat di
Manado dan Maluku. Lebih lanjut Munawar menjelaskan pendidikan nilai yang coba
dikembangkan di Maluku dan di bagian lain di Indonesia Barat ini tidak terhenti
hanya pada guru PAUD akan tetapi mencakup pendidik seluruhnya, baik pendidik di
PAUD tetapi juga bagi sekolah menengah dan Dasar serta juga kepada dosen-dosen.
Gerakannya ini, kata Munawar seiring pula dengan perhatian pemerintah
belakangan ini untuk menghidupkan kembali pendidikan karakter di sekolah-sekolah.
Sementara itu di tempat terpisah Ketua Yayasan Kasih Mandiri, Suster Brigitta
Renyaan, PBHK mengataan program workshop pembentukkan pendidikan nilai ini
adalah program sepenuhnya dari LSAF, sementara pihaknya hanya diminta untu
menyiapkan tempat pelaksanaan kegiatan,
Meskiupun demikian, menurutnya ia sangat merndukung program ini karena memiliki
nilai-nilai lintas agama dimana dirinya sangat konser dengan pendidikan nilai
bagi anak dan perempuan di Maluku. Untuk itu selama tiga hari kegiatan dirinya
berkeinginan untuk semakin banyak guru PAUD
yang terlibat, tidak hanya dari Katolik atau Protestan dan Muslim akan tetapi
juga dari Budha dan Hindu, kata Dia. Selaku pengelola 9 PAUD, 2 di antaranya di
Ambon dan 7 lainnya di Maluku Tenggara, Brigitta berharap seluruh guru PAUD di
daerah ini bisa berkesempatan mengikuti program ini karena sarat dengan manfaat
bagi guru dan siswa PAUD.(CN-01)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *