AMBON, cahayanusantara12.blogspot.com

Untuk
mendapatkan ijasah secara cepat, tanpa ber susah payah, banyak sekali
dipergunakan  jalan ilegal yang  dilakukan oleh masyarakat, dan ini
pun di duga dilakukan oleh salah satu oknum pegawai Pertanahan Provinsi Maluku.


Informasi yang berhasil dihimpun media ini menjelaskan kalau oknum pegawai
pertanahan Provinsi Maluku HM  membeli Ijasah sarjana dari salah satu
Perguruan tinggi Swasta di Kota Ambon.


Ijasah tersebut dibeli untuk anaknya RM yang saat ini sudah menjadi PNS salah
satu instansi di Seram Bagian Barat (SBB), tanpa harus ber susah payah selama
beberapa tahun seperti yang dilakukan oleh sebagian masyarakat kecil untuk
mendapatkan ijasah.


Namun oleh HM yang mempunyai uang, maka segala cara untuk mendapatkan keinginannya
dapat dipenuhi, dan benar kata pepatah kuno, uang adalah raja, dengan uang apa
saja dapat dilakukan dan didapatkan. Ijasah tersebut dibeli melalui Oknum JT
pegawai salah satu Bank Swasta di Kota Ambon, yang sampai saat ini juga sengaja
menghindari wartawan walaupun sudah dihubungi via Handphone namun tidak mau
menerima Telepon maupun membalas SMS.


Sama halnya dengan. JT,  oknum HM yang membeli ijasah tersebut, selalu
menghindari wartawan ketika beberapa kali dihubungi untuk memberikan keterangan.


Sebelumnya HM sudah dihubungi dan berjanji akan menemui wartawan namun karena
takut akan kejahatan yang sudah dilakukan, namun  sampai berita ini
diturunkan oknum tersebut tidak lagi mau mengangkat Telepon ketika dihubungi
ataupun membalas SMS Awalnya HM ketika dihubungi oleh Wartawan mengatakan kalau
saat itu sementara kurang enak badan memikirkan anaknya, dan dijanjikan akan bertemu
pada senin, namun ketika dihubungi via Heandphone sampai saat ini menghindar
tidak mau membalas SMS dan Mengangkat Telepon ketika dihubungi wartawan.


Sampai berita ini diturunkan HM tetap tidak mau memberikan komentar kepada
wartawan, jangankan mau bertemu secara langsung untuk memberikan keterangan, untuk
memberikan komentar lewat Telepon maupun SMS  saja HM tidak mau mengangkat
Telepon atau membalas SMS, walaupun sudah berkali-kali dihubungi oleh wartawan.
Dengan demikian dugaan  beli ijasah palsu tersebut benar-benar dilakukan
oleh HM pegawai Pertanahan Provinsi Maluku, kepada anaknya RM yang saat ini
sudah menjadi PNS di salah satu Instansi Pemerintah Kabupaten SBB.(CN-02)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *