Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Nasional
Ambon, Stefanus Tiwery, SH, S.Pd, mengatakan, Karnaval Budaya Multi Etnik
Nusantara Daerah Maluku tahun 2015 merupakan event tahunan dan menjadi media
silaturahmi antar etnik nusantara di Maluku dan kota Ambon untuk
terus menjaga kebersamaan dalam mewujudkan Ambon yang aman, damai, rukun dan
sejahtera.
Ambon, Stefanus Tiwery, SH, S.Pd, mengatakan, Karnaval Budaya Multi Etnik
Nusantara Daerah Maluku tahun 2015 merupakan event tahunan dan menjadi media
silaturahmi antar etnik nusantara di Maluku dan kota Ambon untuk
terus menjaga kebersamaan dalam mewujudkan Ambon yang aman, damai, rukun dan
sejahtera.
Demikian antara lain penegasan Tiwery dalam
sambutannya saat berlangsungnya event karnaval Budaya Multi Etnik Nusantara
Daerah Maluku tahun 2015 di Kompleks Gong Perdamaian Ambon, Minggu, 6/9.
sambutannya saat berlangsungnya event karnaval Budaya Multi Etnik Nusantara
Daerah Maluku tahun 2015 di Kompleks Gong Perdamaian Ambon, Minggu, 6/9.
Dikatakan penyelenggaraan karnaval ini merupakan
bagian dari mengupayakan untuk tetap melestarikan dan mewariskan
budaya bangsa dan menjadikannya sebagai Leasing sektor menunjang pembangunan pariwisata
di daerah. Selain itu, sebagai bagian dari masyarakat dan warga kota Ambon
paguyuban nusantara bertekad bashu membahu bersama membangun Maluku,
khususnya membangun kota Ambon dengan potensi yang diumiliki. “Kehadiran
kami saat ini adalah wujud, tekad yang tulus bersama pemerintah kota Ambon untuk
menyukseskan mengente Ambon 2015”, kata Tiwery dalam sambutannya.
bagian dari mengupayakan untuk tetap melestarikan dan mewariskan
budaya bangsa dan menjadikannya sebagai Leasing sektor menunjang pembangunan pariwisata
di daerah. Selain itu, sebagai bagian dari masyarakat dan warga kota Ambon
paguyuban nusantara bertekad bashu membahu bersama membangun Maluku,
khususnya membangun kota Ambon dengan potensi yang diumiliki. “Kehadiran
kami saat ini adalah wujud, tekad yang tulus bersama pemerintah kota Ambon untuk
menyukseskan mengente Ambon 2015”, kata Tiwery dalam sambutannya.
Selanjutnya menurut Tiwery peserta karnaval terdiri
dari 15 buah mobil SKPD Pemerintah Kota Ambon, di sampijng perwakilan dari SMK,
Bank Mandiri, Barongsay. Sementara untuk paguyuban terdiri dari Paguyuban Bali,
Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat., Sulawesi Selatan, Batak, Kalimantan,
Padang atau Minang, Nusa Tenggara Timur dan Papua serta Maluku Utara.
dari 15 buah mobil SKPD Pemerintah Kota Ambon, di sampijng perwakilan dari SMK,
Bank Mandiri, Barongsay. Sementara untuk paguyuban terdiri dari Paguyuban Bali,
Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat., Sulawesi Selatan, Batak, Kalimantan,
Padang atau Minang, Nusa Tenggara Timur dan Papua serta Maluku Utara.
Selain itu dari sanggar-sanggar terdiri dari Kabupaten
Buru, dari Tulehu, Negeri Rutong dan Hutumury, Lelemuku dari Maluku Tenggara Barat,
Maluku Barat daya dan sebagainya yang berjumlah 30 Group, termasuk Drum
Band dari Kodam XVI/Pattimura. Sementara itu rute yang dilalui oleh peserta
karnaval adalah keluar dari depan Gong perdamaian menuju jalan Imaqm Bonjol
selanjutnya melintasi jalan Pattimura, Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Diponegoro
dan berbelok kiri menuju RST dan Perigi Lima kemudian masuk Waehaong masuk ke perempatan
Al Fatah Ambon dan melintasi jln. A.Y. Patty menuju Gong Perdamaian Ambon.
Buru, dari Tulehu, Negeri Rutong dan Hutumury, Lelemuku dari Maluku Tenggara Barat,
Maluku Barat daya dan sebagainya yang berjumlah 30 Group, termasuk Drum
Band dari Kodam XVI/Pattimura. Sementara itu rute yang dilalui oleh peserta
karnaval adalah keluar dari depan Gong perdamaian menuju jalan Imaqm Bonjol
selanjutnya melintasi jalan Pattimura, Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Diponegoro
dan berbelok kiri menuju RST dan Perigi Lima kemudian masuk Waehaong masuk ke perempatan
Al Fatah Ambon dan melintasi jln. A.Y. Patty menuju Gong Perdamaian Ambon.
Mengakhiri sambutannya Tiwery mengatakan secara
khusus pihaknya telah menyiapkan acara karnaval ini untuk mendukung dan
menyukseskan kegiatan “Mangente Ambon”.(CN-01)
khusus pihaknya telah menyiapkan acara karnaval ini untuk mendukung dan
menyukseskan kegiatan “Mangente Ambon”.(CN-01)

