Ambon, cahayanusantara12.com

Manager
SDM dan Umum PLN Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara, Dudung Hariyanto
mengatakan tujuan dari pemilihan Tema Listrik Tepat Sasaran pada Hari Ulang
Tahun Listrik Nasional Tahun 2015 ini adalah Listrik bersubsidi itu tepat
sasaran bagi orang-orang yang tidak mampu, jadi orang-orang yang mampu seharusnya
tidak bisa diberikan subsidi listrik. Demikian antara lain penegasanDudung pada
wartawan di Ambon, Sabtu pagi seusai melaksankan jalan santai  dan dilanjutkan dengan lomba poco-poco. Dikatakan,  dalam rangka itu maka pihaknya melakukan
rangkaian kegiatan yang difokuskan ke eksternal 
juga internal dimana hari Sabtu kemarin dilaksanakan gerak jalan santai
dan tarian poco-poco. Dudung mengakui seharusnya untuk tarian poco-poco
seharusnya pesertanya lebih banyak akan tetapi mengingat waktu yang singkat akhirnya
hanya delapan peserta yang dilibatkan untuk tarian poco-poco. Ia berharap
Poco-poco sebagai sebuah budaya tradisional bisa berkembang. Selanjutnya
menurut Dukung selain gerak jalan santai dan tarian poco-pocoadapula rangkaian
kegiatan lain yang dilaksanakan untuk mengisi Hari Listrik Nasional tahun 2015.
Satu di antaranya adalah focusgroup Discustion, dimana pihaknya melakukan
diskusi dengan kelompok-kelompok Tokoh masyarakat, Tokoh Pers dimana mahasiswa
juga dilibatkan  dan nanti dari hasil
diskusi itu akan dikumpulkan ke PLN Pusat untuk ditindaklanjuti oleh PLN pusat Bahkan
menurutnya sepertinya akan ada sebuah payung hukum yang akan dibuat oleh pusat
sehingga jika dilakukan di wilayah-wilayah termasuk di Maluku dan Maluku Utara
tidak menemukan kendala. Ia menghimbau kepada masyarakat yang mampu agar tidak
mengaku tidak mampu karena banyak masyarakat di pelosok-pelosok di Maluku dan
Maluku Utara itu belum menikmati listrik. Bahkan meskipun PLN telah berusia 70
tahun akan tetapi di Maluku baru 77 persen masyarakatnya menikmati PLN
sementara 22 persen lebih di Maluku dan Maluku Utara masih dalam gelap gulita.
Oleh sebab itu bagi masyarakat yang saat ini telah mampu sebaiknya sekarang
harus bergeser untuk menggunakan listrik yang tidak bersubsidi  supaya listrik bersubsidi benar-benar
digunakan oleh masyarakat yang benar-benar tidak mampu. Jalan santai Sabtu pagi
itu mengambil rute strar dari Lapangan Pattimura Park,melewati depan Kafeleri,
melintasi depan gedung Gereja Maranati dan menyusuri jalan Pattimura menuju ke
gedung Keuangan hingga masuk ke jalan Said Perintah menuju tugu Trikora
melewati depan gedung Bank BNI, kemudian berbelok ke jalan A.M. Sangaji, dan selanjutnya
melintasi jalan A.Y. Patty dan kembali finish di Lapangan Pattimura Park.
Peserta dilepas secara resmi oleh Manager SDM dan Umum, Dudung
Hariyanto.(CN-01)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *