Kepala
Seksi Kesenian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Ir. M.
Wuritimur mengatakan kontingen Maluku yang akan tampil pada Festival Ras
Malaynesia di Kupang Provinsi NTT pada 29 mendatang akan menampilkan 3 tarian,
di antaranya tarian Katereji. Demikian antara lain penjelasan Wuritimur kepada
wartawan di Taman Budaya Ambon, Jumat pekan lalu. Dikatakan, tiga tariam yang
telah dipersiapkan oleh tim Maluku itu selain Katereji, juga musik Hawaian serta sebuah tarian yang diantarkan langsung
oleh siswa-siswa dari SMA Pamahanusa Masohi, Kabupaten Maluku Tengah. Menurutnya
kontingen Maluku yang akan ikut ambil bagian pada event tersebut berjumlah 56 orang termasuk tim dari Provinsi Maluku
yang berjumlah 26 orang yang terdiri dari Gubernur Maluku, Kepala Dinas Pendidikan
dan Kebudayaan Provinsi Maluku, sementara untuk para penari, antara lain 8
orang yang akan penari Katereji, kemudian penari dari SMK Pamahanusa berjumlah
30 orang. Kepada wartawan dijelaskan meskipun tidak ada target dari Festival
ini karena pada dasarnya event ini merupakan ajang berkumpulnya Ras Malanesia
maka provinsi Maluku juga merasa perlu untuk menghadiri dan memeriahkan event
internasional bagi seluruh Ras Malanesia itu. Untuk itu para penari Musik
Hawaian yang dipersiapkan untuk tampil di Kupang telah mengikuti latihan secara
rutin selama satu bulan nmenjelang keberangkatannya ke Kupang nanti. Oleh sebab
itu menurut Wuritimur dalam rangka persiapan keberangkatan dan penampilan
kontingen Maluku di Kupang, pihaknya bekerja sama dengan para pelatih di sanggar-sanggar
yang anggotanya dipersiapkan untuk tampil di Kupang, termasuk di dalamnya
meminta bantuan Kepala Taman Budaya Provinsi Maluku, Drs. Semy Toisuta untuk
memberikan masukan terhadap penampilan duta-duta Maluku ini pada ajang
tersebut. Bahkan untuk itu sebelum keberangkatannya ke Kupang para penari dan
pemusik Hawaian itu telah melaukan latihan dan penyesuaian panggung pada taman
Budaya Provinsi Maluku yang disaksikan langsung oleh Kepala Taman Budaya
Provinsi Maluku. Wuritimur berharap sebagai daerah yang terkenal dengan
Kesenian dan Musik, terutama Kota Ambon sebagai kota Musik, kontingen Maluku
akan tampil baik pada festival Melanesia yang telah bertaraf internasional, karena
selain daerah-daerah dari Indonesia yang akan hadir di san, turut hadir beberapa negara tetangga seperti Timur Leste,
Papua Nuigini, Viji dan beberapa negara lain yang juga termasuk dalam jajaran
Ras Malanesia. Sementara itu dari pantauan media ini, pada sesi latihan
penguasaan panggung yang berlangsung pada Jumat pekan lalu, Kepala Taman Budaya
Ambon, Drs. Semy Toisuta ikut menyaksikan penampilan para musisi dan penari
asal Maluku yang akan tampil pada event Ras Malanesia tersebut dengan ikut
memberikan koreksi dan perbaikan tertentu bagi mereka. Dengan demikian ia
berharap penampilan putra-putri Maluku ini akan memberikan warna kesenian di
daerah Maluku pada festival dimaksud.(CN-01)
Ambon, cahayanusantara12.com

