Ambon, Cahayanusantara21.Com
Pelaksanaan Ujian Sekolah SMP Negeri 6 Ambon masih
menggunakan sistim Manual karena ruang untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis
Sekolah belum terlengkapi dengan sarana berupa Komputer. Demikian penegasan
Kepala SMP Negeri 6 Ambon Drs Jantje Mahulette kepada wartawan di ruang
kerjanya Senin (11/4). Menurutnya dalam rangka menghadapi UNBK pada Bulan Mey
2016, SMPNegeri 6 Ambon saat ini sementara melakukan pembenahan-pembenahan infrastruktur
dan saat ini sudah disiapkan 2 ruang untuk pelaksanaan UNBK. Kedua ruang
tersebut sementara dibenahi jaringan dan jaringan listriknya, serta pengamanan-pengamanan
tersebut disiapkan untuk mendapatkan bantuan dari pada pihak Dinas Pendidikan
Provinsi berupa beberapa 65 unit komputer yang dijanjikan. Ia mengakui
kalau komputer yang dijanjikan sampai saat ini belumlahterealisasi, tetapi untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak sekolah telah
mengantisipasinya dengan meminta bantuan dari siswa dengan menggunakan Laptop
siswa tersebut. Ia menambahkan kalau memang bantuan yang dijanjikan oleh Dinas Pendidikan
Provinsi Maluku tersebut belumlah ada pada saat pelaksanaan UNBK tersebut
berlangsung , maka secara otomatis Laptop tersebutdimintakan dari orang tua langsung. Nantinya Laptop tersebut akan diformat
khusus dengan server sehingga pada waktunya Laptop tersebut bisa digunakan
untuk kegiatan UNBK. Sementara terkait dengan pelaksanaan UNBK tingkat SMP
menurutMahulette akan dilaksanakan selama 6 hari karena 3 banding satu yang mana satu
komputer digunakan oleh 3 siswa dengan demikian kegiatan dibagi atas 3 Sif, sehingga
pelaksanaan UNBK akan berlangsung sampai sore hari. Untuk Peserta UNBK SMP
Negeri 6 menurut Mahulette sebanyak 381 yang akan menggunakan komputer sebanyak
127 Unit, untuk itu dirinya berharap agar Pemerintah provinsi bisa
secepatnya menyediakan kekurangan komputer tersebut. Sementara terkait
persiapan Siswa SMP negeri 6 dalam menghadapi UNBK menurutnya tidaklah menjadi Masalah
karena dari Bulan Oktober tengah semester siswa sudah dibiasakan mengikuti
dengan menggunakan komputer, dan Try Out kedua juga menggunakan sistim
komputer. ”Jadi kalau untuk sistim komputer bagi anak-anak itu sudah mantap, tinggal
pelaksanaannya saja” ungkap Mahulette. (CN-01)
menggunakan sistim Manual karena ruang untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis
Sekolah belum terlengkapi dengan sarana berupa Komputer. Demikian penegasan
Kepala SMP Negeri 6 Ambon Drs Jantje Mahulette kepada wartawan di ruang
kerjanya Senin (11/4). Menurutnya dalam rangka menghadapi UNBK pada Bulan Mey
2016, SMPNegeri 6 Ambon saat ini sementara melakukan pembenahan-pembenahan infrastruktur
dan saat ini sudah disiapkan 2 ruang untuk pelaksanaan UNBK. Kedua ruang
tersebut sementara dibenahi jaringan dan jaringan listriknya, serta pengamanan-pengamanan
tersebut disiapkan untuk mendapatkan bantuan dari pada pihak Dinas Pendidikan
Provinsi berupa beberapa 65 unit komputer yang dijanjikan. Ia mengakui
kalau komputer yang dijanjikan sampai saat ini belumlahterealisasi, tetapi untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak sekolah telah
mengantisipasinya dengan meminta bantuan dari siswa dengan menggunakan Laptop
siswa tersebut. Ia menambahkan kalau memang bantuan yang dijanjikan oleh Dinas Pendidikan
Provinsi Maluku tersebut belumlah ada pada saat pelaksanaan UNBK tersebut
berlangsung , maka secara otomatis Laptop tersebutdimintakan dari orang tua langsung. Nantinya Laptop tersebut akan diformat
khusus dengan server sehingga pada waktunya Laptop tersebut bisa digunakan
untuk kegiatan UNBK. Sementara terkait dengan pelaksanaan UNBK tingkat SMP
menurutMahulette akan dilaksanakan selama 6 hari karena 3 banding satu yang mana satu
komputer digunakan oleh 3 siswa dengan demikian kegiatan dibagi atas 3 Sif, sehingga
pelaksanaan UNBK akan berlangsung sampai sore hari. Untuk Peserta UNBK SMP
Negeri 6 menurut Mahulette sebanyak 381 yang akan menggunakan komputer sebanyak
127 Unit, untuk itu dirinya berharap agar Pemerintah provinsi bisa
secepatnya menyediakan kekurangan komputer tersebut. Sementara terkait
persiapan Siswa SMP negeri 6 dalam menghadapi UNBK menurutnya tidaklah menjadi Masalah
karena dari Bulan Oktober tengah semester siswa sudah dibiasakan mengikuti
dengan menggunakan komputer, dan Try Out kedua juga menggunakan sistim
komputer. ”Jadi kalau untuk sistim komputer bagi anak-anak itu sudah mantap, tinggal
pelaksanaannya saja” ungkap Mahulette. (CN-01)
