Ambon, cahayanusantara12.com

Direktur CV. Tribers yang mengelola  APMS Tiakur, Ir. Christina Diadara R mengatakan dengan memperhatikan antrean
masyarakat yang
membeli BBM di APMS
Tribers yang cukup padat dan ketersediaan stock
BBM di APMSnya yang tidak cukup memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, selaku pengelola dirinya meminta kepada
pemerintah dalam hal
ini pihak P)Pertamina
untuk dapat menaikan atau menambah jumlah kuata
BBM kepada kabupaten MBD dari kuota yang saat ini berjumlah 40 ton
untuk premium dan 20 ton untuk Solar sehingga
bisa mencukupi kebutuhan
masyarakat.

Demikian antara lain penegasan Diadara kepada wartawan di Ambon, Sabtu pekan lalu. Dikatakan, masyarakat sangat antusias untuk mengantre
di APMS Tribers
di Tiakur. Hal ini
menurutnya mungkin disebabkan karena di ibukota
kabupaten Kalwedo itu hanya terdapat satu-satunya APMS sementara kebutuhan masyarakat lebih banyak dari ketersediaan
stock yang adauntuk masyarakat.
Diakui
Christina, dari 2 trip yang telah dipasok setelah APMSnya
beroperasi, hingga kini stoknya tidak sampai akhir
bulan lagi sudah
habis sehingga masyarakat
kesulitan memperoleh BBM, terutama BBM jenis
premium.

Ia mengakui dari kenyataan yang dialami, kebutuhan masyarakat sangat besar, namun di sisi lain jatah
yang disediakan pihak Pertamina bagi
APMS-nya
sangat kecil. Oleh sebab itu pihaknya meminta kepada
Pertamina agar bisa menambah stock BBM bagi perusahaan
yang
dipimpinnya sehingga pelayanan
kepada masyarakat bisa maksimal.
Ditanya
tentang  pihak-pihak mana saja yang boleh membeli BBM di
APMS-nya Diadara mengatakan sesuai aturan minyak
subsidi yang
dikelolanya ini hanya boleh
dibeli oleh masyarakat dan ia berharap
agar
mobil plat merah dan juga kendaraan berplat TNI dan Polri
hendaknya jangan mengisi BBM di APMS-nya mengingat BBM
yang
dikelolanya adalah jenis BBM
bersubsidi yang hanya boleh dinikmati
oleh
masyarakat biasa.

Oleh sebab itu dirinya pun telah menghimbau agar kendaraan berplat merah dan
berplat TNI dan Polri agar
mengisinya di
pangkaslah-pangkalan yang cukup tersedia di Tiakur dan
sekitarnya. Kepada
wartawan Diadara mengatakan untuk mengantisipasi adanya
kekurangan BBM bagi masyarakat setempat, pihaknya
telah
membicarakannya dengan pihak
Pertamina sejak awal, namun pihak
Pertamina
sendiri masih menginginkan adanya realita sejauh mana
pelayanan perusahaan yang dipimpinnya kepada
masyarakat di samping
realita adanya
kebutuhan masyarakat setempat.

Oleh sebab itu menurut Diadara dengan memperhatikan realita pelayanannya dan kebutuhan masyarakat selama 2 trip pasokannya saat ini maka ia
berkeinginan agar
Pertamin hendaknya
menaikan kuotanya sehingga masyarakat tidak
kewalahan jika stoknya habis sebelum juadwal trip berikutnya. Menyoal tentang berapa banyak kuota yang pantas untuk
memenuhi
kebutuhan masyarakat MBD,
Diadara mengatakan jika mengacu pada izin
Pertamina
maka izinnya mencakup seluruh kabupaten MBD sementara kuota
yang diberikan hanya mencukupi pulau pulau Moa, bahkan
belum terpenuhi
juga, kata Diadara
menjelaskan.(CN-01)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *