Ambon,
Cahayanusantara12.com
Puncak HUT Hari Anti
Narkoba
Internasional (HANI) di provinsi Maluku ditandai dengan
pemeriksaan
urine bagi para sopir
angkot antar provinsi di dua terminal di
provinsi Maluku, yakni terminal Mardika dan terminal Batu Merah Ambon.
Demikian informasi yang dihimpun media ini dari
BNN Provinsi Maluku.
Kepada wartawan, sumber yang enggan menyebutkan
namanya mengatakan sesuai dengan
instruksi dari BNN pusat yang mengharuskan semua
pengemudi angkutan baik darat, laut maupun udara harus
bebas dari
penggunaan narkoba
dengan cara dilakukan pemeriksaan urine, maka untuk
provinsi Maluku bertepatan dengan puncak HANI Tahun
2016 pihaknya
menindaklanjutinya dengan cara melakukan pemeriksaan urine
yang dipusatkan di dua terminal
angkutan antar kota dalam provinsi yakni di
terminal Mardika dan terminal Batu Merah Ambon.
Hal ini dimaksudkan untuk memastikan agar para
sopir angkot antar kota
dalam
provinsi Maluku terbebas dari penggunaan narkoba sehingga dapat
menjalankan fungsinya dengan baik serta menjaga
keselamatan para
penumpang yang
dibawanya dalam perjalanannya ke kota-kota yang dituju.

Sementara
itu sebagaimana diketahui  tema sentral HANI Tahun 2016
adalan “Listen First atau dengan Bahas Indonesianya,
Mendengarkan
suara hati Anak-Anak
dan Generasi Muda Merupakan Langkah Awal Untuk
Membantu Mereka Tumbuh Sehat Dan Aman Dari
Penyalahgunaan Narkoba.
Sebagaimana
dilansir media ini sebelumnya provinsi Maluku termasuk
urutan ke-7 Penyalahguaan Narkoba di Indonesia,
nampaknya Instansi BNN
Provinsi
Maluku saat ini sedanbg berkeja keras untuk melakukan
pelbagai kegiatan untuk pencegahan bertambahnya korban
penyalahgunaan
barang haram ini
serta juga berupaya untuk melakukan rehabilitasi bagi
mereka yang telah teracuni dengan barang haram
tersebut.
Sebagaimana harapan dari
Kabid Rehabilitasi, dr. Arhur Souripet yang
sangat mengharapkan Maluku agar segera bebas dari
jeratan barang haram
itu serta
berupaya untuk melakukan berbagai sosialisasi dan terhadap
bahaya
narkoba serta melakukan rehabilitasi bagi mereka yang telah yergelincir di dalam penggunaannya agar sadar dan
kembali hidup normal
sebagaimana
layaknya orang-orang lain di daerah ini.(CN-01)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *