Ambon,
cahayanusantara12.com
cahayanusantara12.com
Bertempat
di kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Jumat, 1/7
BPS Maluku menggelar konferensi Pers untuk mengumumkan hasil temuannya pada lima bidang Komodity yang mencakup
perekonomian masyarakat di Maluku.
Kepada wartawan, Kepala BPS yang baru, Dumangar
Hutauruk mengatakan ada 5 topik pembahasan
dalam konferensi pers kali ini. Pertama tentang Indeks Konsumen untuk Kota Ambon dan kota Tual atau
yang sering dikenal dengan
sebuatan Inflasi, Nilai Tukar Petani atau NTP, Parawisata, Export dan Import dan yang kelima
Indeks Pembangunan Manusia untuk
Provinsi Maluku.
di kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Jumat, 1/7
BPS Maluku menggelar konferensi Pers untuk mengumumkan hasil temuannya pada lima bidang Komodity yang mencakup
perekonomian masyarakat di Maluku.
Kepada wartawan, Kepala BPS yang baru, Dumangar
Hutauruk mengatakan ada 5 topik pembahasan
dalam konferensi pers kali ini. Pertama tentang Indeks Konsumen untuk Kota Ambon dan kota Tual atau
yang sering dikenal dengan
sebuatan Inflasi, Nilai Tukar Petani atau NTP, Parawisata, Export dan Import dan yang kelima
Indeks Pembangunan Manusia untuk
Provinsi Maluku.
Khusus
untuk IHK atau Inflasi, kata Hutauruk sebagaimana diketahui di Maluku ini terdapat
dua Kota IHK yakni kota Ambon dan kota Tual, dimana IHK pada bulan Juni di kota Ambon sebesar 22,
93 dan angka ini merupakan urutan
ke-49 untuk nasional dan merupakan rangking 12 dari seluruh kota IHK seluruh Indonesia. Dan merupakan rangking
16 untuk kota-kota IHK di Sulawesi
Maluku dan Papua (SULAMPUA). Menurutnya
inflasi bulanan untuk kota Ambon mencapai 0,23 persen, sedangkan inflasi untuk tahun kalender dari Januari
sampai dengan Juni 2016 mencapai
0,89 persen dan inflasi dari tahun ke tahun jika dibandingkan dengan Juni 2016 dengan juni 2015 besarnya
adalah 1,70 persen.
untuk IHK atau Inflasi, kata Hutauruk sebagaimana diketahui di Maluku ini terdapat
dua Kota IHK yakni kota Ambon dan kota Tual, dimana IHK pada bulan Juni di kota Ambon sebesar 22,
93 dan angka ini merupakan urutan
ke-49 untuk nasional dan merupakan rangking 12 dari seluruh kota IHK seluruh Indonesia. Dan merupakan rangking
16 untuk kota-kota IHK di Sulawesi
Maluku dan Papua (SULAMPUA). Menurutnya
inflasi bulanan untuk kota Ambon mencapai 0,23 persen, sedangkan inflasi untuk tahun kalender dari Januari
sampai dengan Juni 2016 mencapai
0,89 persen dan inflasi dari tahun ke tahun jika dibandingkan dengan Juni 2016 dengan juni 2015 besarnya
adalah 1,70 persen.
Sementara
itu IHK untuk kota Tual, kata Hutauruk, berada di rangking teratas
untuk nasional termasuk untuk Sulampua yakni mencapai 137,60 persen, namun inflasi untuk bulan Juni 2016 sebesar 1,
71 persen dan berada di urutan
keenam secara nasional. Sedangkan untuk inflasi bulanan, kata Hutauruk kota Tual berada di rangking
ke-3 wilayah Sulampua.
Selanjutnya untuk inflasi tahun kalender, 2016
sebesar 1,11 persen dan untuk
inflasi tahun ke tahun atau tahun 2016 dibandingkan dengan tahun 2016 pada posisi bulan Juni sebesar 3,02 persen. Menurutnya
angka-angka inflasi tersebut, baik untuk kota Tual maupun kota Ambon sebetulnya masih berada di bawah angka 5 jadi
masih bisa dianggap lumayan,
meskipun demikian Hutauruk mengingatkan masih perlu hati-hati karena di bulan Juni masih harus menyongsong
Puasa dimana akan terlihat lagi di
bulan Juli 2016 dalam rangka menyongsong lebaran. (CN-6)
itu IHK untuk kota Tual, kata Hutauruk, berada di rangking teratas
untuk nasional termasuk untuk Sulampua yakni mencapai 137,60 persen, namun inflasi untuk bulan Juni 2016 sebesar 1,
71 persen dan berada di urutan
keenam secara nasional. Sedangkan untuk inflasi bulanan, kata Hutauruk kota Tual berada di rangking
ke-3 wilayah Sulampua.
Selanjutnya untuk inflasi tahun kalender, 2016
sebesar 1,11 persen dan untuk
inflasi tahun ke tahun atau tahun 2016 dibandingkan dengan tahun 2016 pada posisi bulan Juni sebesar 3,02 persen. Menurutnya
angka-angka inflasi tersebut, baik untuk kota Tual maupun kota Ambon sebetulnya masih berada di bawah angka 5 jadi
masih bisa dianggap lumayan,
meskipun demikian Hutauruk mengingatkan masih perlu hati-hati karena di bulan Juni masih harus menyongsong
Puasa dimana akan terlihat lagi di
bulan Juli 2016 dalam rangka menyongsong lebaran. (CN-6)
