Ambon, cahaya-nusantara.co.id
Program Pendidikan (Prodi) baru yang dibuka
Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) di
Universitas Patimura Ambon dan Politeknik (Poltek) Negeri Ambon dalam rangka
menunjang eksplorasi Blok Masela kedepan siap eksis untuk menciptakan sumber
daya manusia yang handal. Ini ditandai dengan dimulainya aktivitas
perkuliahaan baik di Unpati maupun Politeknik Negeri Ambon secara bersamaan
pada Senin 11 September 2017 nanti.
Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) di
Universitas Patimura Ambon dan Politeknik (Poltek) Negeri Ambon dalam rangka
menunjang eksplorasi Blok Masela kedepan siap eksis untuk menciptakan sumber
daya manusia yang handal. Ini ditandai dengan dimulainya aktivitas
perkuliahaan baik di Unpati maupun Politeknik Negeri Ambon secara bersamaan
pada Senin 11 September 2017 nanti.
Kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (8/9)
Wakil Direktur I Bidang Akademik, Politeknik Negeri Ambon, Ir. Julius
Buyang,ST. MT mengatakan, mulai hari Senin pagi ini aktivitas perkuliahan untuk
Prodi baru di Poltek Ambon itu mulai jalan.
Wakil Direktur I Bidang Akademik, Politeknik Negeri Ambon, Ir. Julius
Buyang,ST. MT mengatakan, mulai hari Senin pagi ini aktivitas perkuliahan untuk
Prodi baru di Poltek Ambon itu mulai jalan.
“Mulai hari Senin tanggal 11 September 2017
aktifitas perkuliahaan Prodi baru Teknik Produksi Migas untuk Diploma 4 di
Poltek Ambon mulai jalan. Hal ini berdasarkan SK Menteri Riset dan Teknologi
Pendidikan Tinggi tentang ijin pembukaan program studi Teknik Produksi Migas
nomor 437/KPT/1/2017,” jelas Buyang.
aktifitas perkuliahaan Prodi baru Teknik Produksi Migas untuk Diploma 4 di
Poltek Ambon mulai jalan. Hal ini berdasarkan SK Menteri Riset dan Teknologi
Pendidikan Tinggi tentang ijin pembukaan program studi Teknik Produksi Migas
nomor 437/KPT/1/2017,” jelas Buyang.
Dikatakan, sebagai langkah awal pembukaan
Prodi Baru ini, hanya 15 orang mahasiswa yang akan mengikuti perkuliahaan Prodi
Teknik Produksi Migas. Ke-15 orang ini tentu merupakan hasil seleksi yang sudah
dilakukan beberapa waktu lalu dimana ada sebanyak 54 orang yang mengikuti tes.
Prodi Baru ini, hanya 15 orang mahasiswa yang akan mengikuti perkuliahaan Prodi
Teknik Produksi Migas. Ke-15 orang ini tentu merupakan hasil seleksi yang sudah
dilakukan beberapa waktu lalu dimana ada sebanyak 54 orang yang mengikuti tes.
“Ada sebanyak 54 orang yang mendaftar
mengikuti tes seleksi, dari 54 orang tersebut hanya 15 orang dengan nilai
terbaik yang lolos sebagai mahasiswa pertama di Prodi baru ini,” ungkapnya.
mengikuti tes seleksi, dari 54 orang tersebut hanya 15 orang dengan nilai
terbaik yang lolos sebagai mahasiswa pertama di Prodi baru ini,” ungkapnya.
Dikatakan, ke-15 orang mahasiswa baru untuk
Prodi Teknik Produksi Migas ini seluruhnya merupakan anak asli daerah Maluku,
dan berasal dari beberapa sekolah di Ambon. Untuk menunjang aktifitas
perkuliahan Prodi baru ini, khusus untuk tenaga pengajar itu diambil dari
Unpati dan Sekolah Tinggi Energi Mineral (STIM) dari Cepu, paparnya.
Prodi Teknik Produksi Migas ini seluruhnya merupakan anak asli daerah Maluku,
dan berasal dari beberapa sekolah di Ambon. Untuk menunjang aktifitas
perkuliahan Prodi baru ini, khusus untuk tenaga pengajar itu diambil dari
Unpati dan Sekolah Tinggi Energi Mineral (STIM) dari Cepu, paparnya.
“Tenaga dosen yang akan mengajar pada Prodi
Baru ini berasal dari Unpati 2 orang, 3 tenaga dosen dari STIM Cepu dan sisanya
dari dosen Poltek Negeri Ambon. Untuk mata kuliah Pendidikan Agama dan
Kewarganegaraan diisi oleh Dosen Poltek Ambon, untuk Fisika Dasar dan
Matematika Dasar dari Dosen Unpati dan untuk mata kuliah Geologi Fisik Dinamik,
Pengantar Teknik Produksi dan Pengantar Teknik Pengeboran tenaga dosennya
berasal dari STIM Cepu,” jelas Pudir 1 Poltek Ambon.
Baru ini berasal dari Unpati 2 orang, 3 tenaga dosen dari STIM Cepu dan sisanya
dari dosen Poltek Negeri Ambon. Untuk mata kuliah Pendidikan Agama dan
Kewarganegaraan diisi oleh Dosen Poltek Ambon, untuk Fisika Dasar dan
Matematika Dasar dari Dosen Unpati dan untuk mata kuliah Geologi Fisik Dinamik,
Pengantar Teknik Produksi dan Pengantar Teknik Pengeboran tenaga dosennya
berasal dari STIM Cepu,” jelas Pudir 1 Poltek Ambon.
Dirinya menambahkan, untuk biaya kuliah dari
15 mahasiswa tersebut ditangung oleh pemerintah dalam hal ini Kemenristek
Dikti. Dirinya berharap, 15 orang mahasiswa awal pada Prodi Baru penunjang Blok
Masela ini dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Harus tekun dan giat
dalam belajar maupun mengikuti seluruh aktifitas perkuliahan sehingga
sebagaimana awal masuk jumlahnya 15 orang, sampai akhir pun tetap 15 orang,
harap Buyang.(CN-02)
15 mahasiswa tersebut ditangung oleh pemerintah dalam hal ini Kemenristek
Dikti. Dirinya berharap, 15 orang mahasiswa awal pada Prodi Baru penunjang Blok
Masela ini dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Harus tekun dan giat
dalam belajar maupun mengikuti seluruh aktifitas perkuliahan sehingga
sebagaimana awal masuk jumlahnya 15 orang, sampai akhir pun tetap 15 orang,
harap Buyang.(CN-02)
