Ambon,
cahaya-nusantara.co.id

Kepada SMA Xaverius
Ambon, RD I. Pius Titirloloby, SS mengatakan perlombaan basket bukan
semata-mata untuk perlombaan basket itu sendiri tetapi lomba ini hanya menjadi
media atau sarana untuk segenap siswa-siswi warga kolese xaverius untuk boleh
brekreasi, yang berlomba bermain di lapangan tetapi yang ada di sekitar lapangan
juga punya kreasi masing-masing, di antaranya menyanyi, kreasi untuk mengelola
acara smaver cup, bahkan ada kreasi untuk mencari dana. Itu kreasi-kreasi yang
ada di balik momen penyelenggaraan lomba basket tahun ini.

Demikian antara lain
penegasan Titirloloby dalam sambutannya saat pembukaan penyelenggaraan Smaver
Cup tahun 2017 yang berlangsung di kompleks Kolese Xaverius, Sabtu, 21/10.
Dikatakan, Lomba
basket yang sudah dikenal dengan Smaver Cup bukan semata-mata untuk pertandingan
basket akan tetapi Smaver cup menjadi sarana atau media bagi para siswa untuk
mengembangkan bakat-bakat. Lebih dari itu menurut Titirloloby diharap[kan
melalui Smaver cup bisa mendapatkan bibit-bibit atau kader-kader muda yang bisa
pada saatnya ketika ada peluang untuk berlomba di luar provinsi Maluku bisa
menjadi kader yang baik dan bisa membawa nama provinsi Maluku dalam bidang olah
raga basket.
Lebih jauh
Titirloloby menjelaskan prinsip dasar yang tertanam dalam mengelola basket di
sekolahnya.
Dikatakan,  kepada setiap siswa telah ditanamkan prinsip
dasar jika susah membuat sesuatu maka mulailah dari yang bisa dilaksanakan atau
mulailah dari yang paling sederhana. Demikian halnya, kata Titirloloby, dalam
mengelola pendidikan jika memperoleh kesulitan dalam kelas saat proses
pembelajaran maka harus dimulai dari yang paling mudah menurut peserta didik, misalnya
peserta didik yang merasa senang dengan olahraga semisal bola basket maka
mulailah dengan itu, karena dari lomba basket siswa bisa mengolah berbahasa
atau mengolah menghitung dengan baik atau bahkan dengan kemampuan bermain
basket menjadi bekal di kemudian hari dengan cara membuka usaha di bidang olah
raga, khususnya basket. “Mulai dari apa yang disenangi” ujar Titirloloby.
Sementara itu ketua
Panitia Smaver Cup tahun 2017, Xaverius Rampengan S.Pd dalam laporannya
mengatakan Smaver Cup tahun 2017 dimaksudkan sebagai wujud realisasi pembinaan
prestasi olahraga di SMA Xaverius Ambon, disamping sebagai motivasi penggerak
kegairahan peserta didik untuk berolahraga guna mencapai prestasi dalam dunia
pendidikan khususnya di bidang olahraga. Sedangkan tujuan dari pelaksanaan
kegiatan ini, kata Rampengan yakni untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan
serta kebersamaan antar pelajar SMA dan SMK se-kota Ambon, disamping untuk
meningkatkan potensi pelajar SMA dan SMK se-kota Ambon terkhususnya pada bidang
olahraga basket.
Adapun Smaver Cup
tahun 2017 diikuti oleh 10 tim dari 8 sekolah dengan jumlah seluruh peserta
sebanyak 120 orang pemain,  20 orang
official, 7 orang Juri dan Wasit dan 50 personil kepanitiaan,
Menariknya kreativitas yang ditampilkan pada acara sermonial
pembukaan begitu semarak yang diawali dengan parade drum band dari siswa-siswa
SMA Xaverius disusul dengan masuknya ke-10 tim peserta yang disambut dengan
pasukan berseragam putih pembawa sepuluh bendera merah putih di ujung lapangan
basket menjemput kontingen dari masing-masing sekolah yang masing-masing tim
dituntun oleh seorang gadis cantik dari SMA Xaverius dengan membawa nomor
peserta memasuki lapangan basket kemudian masing-masing peserta diminta untuk
menyampaikan yel-yelnya sebelum menempati lapangan basket untuk acara sermonial
pembukaannya.(CN-
02)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *