Ambon, cahaya-nusantara.com
Bertempat di halaman rumah dinas Kementerian Agama Kanwil Kemenag provinsi Maluku, Sabtu, 10/8 Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Jamaludin Bugis menyerahkan 6 ekor hewan Qurban berupa Sapi bagi 6 Mesjid di kota Ambon.
Sebelum menyerahkan hewan Qurban kepada yang berhak menerimanya, Kabag TU dalam sambutannya mengatakan, atas nama Kakanwil Kementerian Agama menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya keluarga besar Kanwil Agama provinsi Maluku karena dengan semangat ketulusan dan pengorbanan yang mendalam di hari Sabtu, 10/8 tahun 2019 dalam rangka merayakan perayaan Idul Adha tahun 1440 H, Kanwil Kemenag mempersembahkan 6 ekor sapi untuk melaksanakan syahriat Islam sebagaimana yang dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim Alahisalam dan diteruskan sampai kepada Nabi Muhammad SAW.
Dikatakan dengan adanya penyerahan 6 ekor hewan Qurban di tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya yakni 5 ekor menjadi 6 ini merupakan sebuah ketulusan jiwa pengorbanan dari keluarga besar Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku.
Menurutnya secara keseluruhan dari kanwil Kemenag bersama jajarannya di Maluku sesuai laporan Bimas Islam maka di tahun ini terjadi peningkatan jumlah hewan Qurban yang diserahkan kepada yang berhak menerimanya sebesar 20 persen di mana secara keseluruhan tahun 2018 lalu Kanwil kemenag dan jajarannya menyerahkan 120 ekor hewan meningkat menjadi 160 ekor di tahun 2019 ini.
Menurut Bugis, berangkat dari konteks keikhlasan maka mengajak seluruh kekuarga besar Kanwil Kemenag dan jajarannya untuk merenungkan kembali perjalanan pengorbanan kemanusiaan yang tidak ada bandingan dalam sejarah peradaban yaitu pengorbanan sosok keluarga Islami insan kamal yang dipentaskan di muka bumi ini melalui keluarga Nabi Ibrahim Alahisalam.
Dikatakan Nabi Ibrahim Alahisalam diperintahkan untuk mengorbankan anaknya, menyembelih anaknya dan itu kemudian diabadikan dalam syahriat pengirbanan sampai sekarang ini bahkan sampai akhir zaman bagi umat Islam.
Selanjutnya Bugis mengatakan hidup ini penuh perjuangan dan konsekwensi perjuangan adalah pengorbanan; pengorbanan jiwa dan raga adalah jalan untuk menuju terjangkaunya Subhanahu wataalah dan menurutnya pengorbanan itu merupakan indikator dan implementasi dari pada kualitas iman seseorang.
Selanjutnya usai penyerahan hewan Qurban di tempat yang sama kepada wartawan bugis mengatakan kegiatan penyerahan hewan Qurban oleh Keluarga besar Kanwil Kemenag prov. Maluku ini merupakan implementasi daripada syariat Islam yaitu pengorbanan yang mana menjadi sebuah sunnah bagi umat Islam untuk menjakankan dalam kehidupannya.
Menurutnya hal ini sudah menjadi sebuah ajaran agama islam yang harus dilaksanakan dan harus diamalkan oleh setiap muslim dalam kehidupannya. Bugis berharap bagi para penerima manfaat dari daging hewan qurban agar dapat mensejahterahkan terutama bagi para fakir miskin dan yatim piatu.Lebih dari itu agar kegiatan ini dapat membangun rasa kepedulian sosial, membangun rasa sepenanggulangan, membangun persaudaraan sejati.”artinya hidup ini harus saling membantu, saling tolong menolong, saling mengasihi, saling menyayangi lewat pengorbannya ini” ujarnya.(CN-05)

