Ambon, cahaya-nusantara.com
Gubernur Maluku Murad Ismail minta dukungan dari seluruh masyarakat Maluku atas upayanya membela dan memperjuangkan hak-hak orang Maluku. Demikian antara lain penegasan Gubernur di akhir sambutannya pada acara wisuda sarjana dan Paska sarjana Unpatti periode September 2019 yang berlangsung di audiotorum Unpatti, Kamis, 5/9.
Dikatakan dirinya adalah gubernur Maluku, bukan gubernur dari Waehaong atau gubernur keluarga. Menurutnya siapapun yang tidak berpihak kepada Maluku apalagi menganiaya Maluku maka dirinya adalah gubernurnya dan dirinya bertanggungjawab atas semua yang terjadi di Maluku. “siapa saja yang tidak berpihak pada Maluku, menganiaya Maluku, saya adalah gubernurnya dan saya bertanggungjawab atas semua yang ada yang terjadi di Maluku” ujarnya sembari meminta dukungan dari semua masyarakat Maluku semoga apa yang menjadi kebanggaan Maluku yang menjadi hak-hak orang Maluku agar diijinkan supaya diperjuangkan sampai dunia kiamat.
Sebelum mengakhiri sambutannya sekali lagi gubernur minta masyarakat Maluku agar jangan ragukan loyalitas dan kesetiaan dirinya terhadap Maluku. Bahkan Murad mengatakan jika ada hal-hal yang kurang berkenan atau ada hal-hal yang mungkin tidak cocok dalam kebijakannya hal itu semata-mata hanya untuk kepentingan Maluku dan bukan kepentingan dirinya. Karena tugas seorang Kepala daerah terutama gubernur hanya 2 plus 1. Pertama, gubernur harus bisa menberantas kemiskinan. Kedua gubernur harus bisa mensejahterakan masyarakat dan plus 1 adalah seorang gubernur harus mampu mempertahankan dan menjaga sumberdaya alamnya agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakatnya.(CN-03)

