ProMal, cahaya-nusantara.com


Plt.Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Jamaludin Bugis berharap wisudawan Sekolah Tinggi Pendidikan Agama Katolik (STPAK) Santo Yohanes Penginjil Ambon  dapat menjadi generasi potensial dari segi ilmu pengetahuan tetap memegang teguh kepada
keyakinan pada Tuhan Yang Maha Esa yang dijiwai oleh nilai-nilai Iman katolik, nilai-nilai cinta kasih, menjunjung tinggi falsafah Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar dan asas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Demikian antara lain penegasan Bugis dalam sambutannya pada saat wisuda sarjana 1 STPAK Ambon, Sabtu, 14/03/2020.




Dikatakan, keberhasilan Lembaga STPAK dalam mewisuda sarjana ini patut disyukuri oleh semua pihak dengan harapan para wisudawan dan wisudawati yang barusan dikukuhkan hari ini ini dapat menyumbangkan ilmu pengetahuan mereka dalam mengisi pembangunan bangsa ini khususnya di Provinsi Maluku, negeri yang dijuluki provinsi 1000 Pulau ini sebagaimana disadari bahwa pendidikan saat ini mengalami perubahan seiring dengan pesatnya pendidikan baik formal maupun informal untuk memenuhi kebutuhan kehidupan masyarakat masa kini dan akan datang.


Menurutnya kondisi seperti ini telah membawa dampak yang positif di mana kualitas sumber daya manusia dan lulusan perguruan tinggi dituntut menyiapkan dengan baik para lulusan yang berkualitas baik dari sisi ilmu pengetahuan yang dilandasi dengan nilai-nilai religius sehingga diharapkan setiap mereka dapat aktif dan berkontribusi positif dalam berbagai bidang kehidupan di Provinsi Maluku dalam berbagai bidang kehidupan di Provinsi Maluku ini.


Selanjutnya menurut Bugis dalam memasuki era revolusi 4.0 yang ditandai dengan digitalisasi dimana mengedepankan 2 kualitas yang diharapkan yakni kompetensi Generasi masa itu dan dan keterampilan yang dibutuhkan, Meskipun demikian menurut Bugis tidak perlu ditakuti mengingat kompetensi dari lembaga pendidikan saat ini ini akan mampu menjawabnya. Sementara itu Uskup diosis Amboina Mgr. PC.Mandagi MSC dalam sambutannya menekankan dua hal penting diantaranya, pertama, agar kampus STPAK dapat menghasilkan manusia peduli di mana sangat penting di kampus STPAK Ambon memiliki disiplin dan ketertiban khususnya ketertiban waktu. Hal ini berarti kuliah harus tepat pada waktunya dan jangan terlambat baik dosen maupun mahasiswa nya. “dosen-dosen hadir di kampus jangan berkeliaran di lain tempat sehingga menyebabkan mahasiswa harus menunggu” ujarnya sambil menambahkan disen harus malu jika mahasiswa menunggu dosen.


Menurutnya bahaya jika kampus STPAK tidak diwarnai dengan disiplin. ” disiplin untuk mahasiswa tetapi disiplin juga untuk para dosen”.ujar Uskup.


Selanjutnya menurut Uskup meskipun jumlah mahasiswa di kampus STPAK sedikit tetapi hasilnya harus luar biasa.dan hal itu nenurut Uskup akan tercapai apabila disiplin benar-benar ada dalam kampus STPAK Ambon.


Selain itu Uskup juga menekankan tentang zoal kejujuran yang patut dimiliki oleh warga kampus STPAK Ambon.


Dikatakan, mahasiswa tidak hanya harus  berbudi tapi juga harus  jujur. Menurutnya, dewasa ini banyak orang yang ilmunya tinggi-tinggi  tapi kejujurannya rendah
Hal ini merupakan tantangan untuk sekolah tinggi STPAK Ambon untuk menghasilkan lulusannya  yang berbudi pekerti tetapi serentak juga memilik sikap jujur.(CN-01)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *