ProMaluku, cahaya-nusantara.com
SMA Xaverius Ambon untuk kesekian kalinya berhasil menunjukkan prestasi dalam KUIS KIHAJAR.
Setelah tahun 2015 Tania Lapalelo, tahun 2017 Gusti Janet Rande, tahun 2018 Felisia Soleman menjadi yang terbaik di Provinsi Maluku dan berhak maju ke tingkat nasional serta pada tahun 2019 Benhard Thiono sebagai juara 2 di tingkat propinsi, kali ini giliran Amelia Thiopelus mengikuti jejak kakak-kakak(5 mereka.
Kuis “Kita Harus Belajar” atau KIHAJAR merupakan lomba yang rutin dilaksanakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Berbeda dengan tahun sebelumnya Kuis Kihajar tahun 2020 dilaksankan secara daring dengan melibatkan dinas pendidikan daerah, para guru dan seluruh siswa di seluruh tanah air. Generasi Kihajar (GEN KIHAJAR) merupakan siswa yang turut serta dalam kegiatan Kihajar, yang tujuan utamanya adalah mengembangkan ketrampilan, pengetahuan, dan memiliki kompetensi abad 21.
Kihajar STEM tahun 2020 merupakan wadah eksplorasi siswa jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK sederajat melalui pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi berbasis Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM).
Tahapan kegiatan meliputi: 1) Regristasi peserta, 2) Kihajar STEM Basic, 3) Kihajar STEM Intermediate, 4) Kihajar STEM Advance, 5) Kihajar Vidio STEM, 6) Kihajar STEM Final. Semua tahapan ini dilaksanakan secara nasional.
Pada setiap tahap seleksi, peserta akan mengerjakan 20 soal dengan materi terdiri dari Sciences, Technology, Engineering, and Mathematics. Peserta mengerjakan soal melalui aplikasi QUIZIZZ dengan durasi waktu mengerjakan selama 90 menit.
KIHAJAR STEM BASIC diikuti sebanyak 64.555 Peserta didik dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK dan sederajat baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Tujuan pelaksanaan KIHAJAR STEM BASIC yaitu sebagai seleksi tahap pertama dalam rangkaian pelaksanaan KIHAJAR STEM. Dari 64.555 peserta yang mendaftar, namun hanya 34.372 peserta dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK dan sederajatnya baik dalam negeri dan juga dari Sekolah Indonesia Luar Negeri yang terdaftar mengikuti pelaksanaan KIHAJAR STEM BASIC pada Minggu, 09 Agustus 2020.
Penilaian peserta pada KIHAJAR STEM BASIC melalui presentase akurasi jawaban minimal pada rentang 60 – 80 % dari masing – masing soal yang diberikan di tiap-tiap jenjang, bagi siswa yang berhasil melewati nilai minimum tersebut maka berhak ke tahapan selanjutanya. Pada tahap ini yang berhasil lolos untuk jenjang SMA sebanyak 2.999 peserta.
Selanjutnya pada seleksi Kihajar STEM Intermediate yang dilaksanakan 23 Agustus 2020 diikuti oleh 2.999 peserta, mereka yang berhasil lolos dan berhak mengikuti Kihajar STEM Tahap Advance sebanyak 641 peserta.
Pada tahap Advance yang dilaksanakan tanggal 6 September 2020 terpilih 100 peserta terbaik dilihat dari scor dan akurasi 3 jawaban untuk mengikuti Kihajar Vidio STEM.
Saat ini 100 peserta jenjang SMA sedang mengikuti proses kompetisi video STEM Kihajar 2020 dengan tema “Teknologi Tepat Guna di Era Kenormalan Baru”, yang berlangsung 11 – 24 September 2020.
Amelia Thiopelus salah satu perwakilan SMA Xaverius berhasil masuk dalam tahap ini setelah pada tahap Kihajar STEM Advance berhasil memperoleh skor 19.470 dengan akurasi jawaban 95%. Saat ini dibawah bimbingan M. Wahyu Prihantoro sebagai guru pendamping, sedang mempersiapkan video kompetisi dengan judul “Pemanfaatan Barang Bekas sebagai Teknologi Sterilizer dan Media Antisipasi Penyebaran COVID-19”.
Video STEM berdurasi 9 menit ini membahas tentang penggunaan barang bekas menjadi sterilizer box dengan bantuan lampu UV, guna mensterilkan barang-barang yang dibawa pengunjung dan pembuatan media pengumpulan data pengunjung suatu sekolah. Kedua teknologi yang dibuat ini bertujuan untuk membantu meminimalisir penyebaran COVID-19 juga sebagai data yang dibutuhkan oleh pihak terkait bila sewaktu-waktu dibutuhkan. Semoga Amelia dapat memberikan yang terbaik untuk SMA Xaverius Ambon dalam Anugrah Kihajar 2020 yang akan dilaksankan pada tanggal 2 Oktober 2020. (CN-01)

