Masohi, cahaya-nusantara.com – Setelah mengabdi selama 28 tahun selaku tenaga pengajar dan mendapat tugas tambahan selaku PLT Kepala sekolah di SMA Negeri 17 Maluku, Kepsek Fredrik Nahuway, S.Pd akhirnya mendapat mutasi sebagai upaya penyegaran.
Demikian antara lain penegasan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Husein Mandati, S.Pd, M.Pd kepada wartawan di Masohi, Senin, 02/08/2021 usai melakukan serahterima jabatan PLT kepala SMA Negeri 17 Malteng dari pejabat lama Fredrik Nahuway kepada pejabat baru yakni Paulus Kanipa, S.Pd di kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku.
Menjabat pertanyaan wartawan seputar kunjungan kerja ke wilayah kabupaten Maluku Tengah, Mandati mengatakan kunjungan kerjanya dalam rangka melakukan sertijab dari pejabat lama SMA Negeri 17 Malteng kepada pejabat baru.
Dikatakan soal pergantian jabatan dalam sebuah proses adalah hal yang biasa saja dimana adanya pergantian yang bertujuan penyegaran ataupun pembinaan itu tergantung penafsiran masing-masing orang tetapi pada intinya serahterima ini adalah upaya penyegaran organisasi dan pembinaan supaya semua betul-betul pada posisi yang aman.
Selaku Sekdis, Mandati di kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Kepala Cabang Dinas di Masohi beserta stafnya yang telah mempersiapkan acara pelantikan ini dengan baik sehingga kegiatan serahterima jabatan Pejabat Kepala sekolah dapat berjalan dengan baik.
Selanjutnya Mandati mengatakan atas nama dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Maluku menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama Fredrik Nahuway karena bagaimanapun beliau telah mengabdi selama 28 tahun dengan masa tugas sebagai kepsek selama 5 tahun.
Dikatakan terlepas dari kekurangan Nahuway akan tetapi yang pasti beliau juga telah banyak berbuat untuk pendidikan di Waipia dan Maluku Tengah secara khusus dan Maluku pada umumnya.
Sementara itu Mandati juga berterima kasih dan memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru yang akan memulai tugsnya selaku pejabat kepsek yang baru di SMA Negeri 17 Malteng yang menurut Sekdis tidak terlalu mudah bahkan tergolong berat mengingat sekolahnya cukup besar dengan jumlah siswa yang cukup banyak dan apalagi ke depan ada banyak agenda nasional yang akan dihadapi, salah satunya adalah asesmen nasional yang akan dilaksanakan pada bulan September maka harus dipersiapkan segala sesuatunya karena menyangkut pendataan dimana menurut Sekdis asesmen itu sendiri bukan hanya terhadap siswa saja tetapi juga mencakup guru dan juga kepala sekolah sehingga mesti benar-benar dipersiapkan.
“SMA 17 ini kan SMA besar, siswanya cukup banyaknsehingga dengan demikian persiapannya harus lebih matang dalam.menghadapi asesmen nasional ini. Mandati juga mengatakan yang diharapkan pula lewat pergantian ini agar pendidikan di wilayah TNS semakin maju.
Selanjutnya menjawab pertanyaan wartawan seputar jabatan rangkap dari pejabat kepsek yang baru, Sekdis mengatakan karena mengingat kewenagan untuk mengusulkan jabatan kepsek bagi sekolah swasta adalah dalam tangan.ketua Yayasan sehingga pihak berharap dalam waktu dekat ketua Yayasan dapat mengusulkan kepala sekolah yang baru di SMA Kristen sehingga Kanipa akan segera berkonsentrasi penuh di SMA Negeri 17 Malteng, karena di dalam SK Gubernur beliau masih merangkap. (CN-01)


