AMBON, cahaya-nusantara.com

Sebanyak 148 siswa SMP Negeri 10 Ambon mengikuti hari pertama Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) Tahun 2025 yang dimulai hari ini, Selasa (22/4/25). Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan penuh semangat di bawah pengawasan ketat panitia serta para guru yang menerapkan sistem pengawasan silang antar mata pelajaran di dalam lingkungan sekolah.

Kepala SMP Negeri 10 Ambon, Wineke Tuhumury, S.Pd menyampaikan bahwa pelaksanaan PSAJ tahun ini dibagi dalam tujuh ruang ujian, dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Pendidikan Agama sebagai pembuka di hari pertama.

“Persiapan dilakukan secara matang. Anak-anak kami bekali dengan buku persiapan ujian yang dibagikan sebelum libur panjang di bulan April. Libur awal puasa, Idulfitri, dan Paskah cukup menyita waktu belajar, jadi buku itu sangat membantu mereka belajar mandiri di rumah,” jelasnya.

Selain itu, pihak sekolah juga telah melaksanakan satu kali try out untuk membantu siswa mengingat kembali materi dari kelas 7 hingga kelas 9. “Try out ini penting sebagai refleksi dan evaluasi kesiapan mereka,” tambah Wineke.

Pelaksanaan PSAJ di SMP Negeri 10 Ambon tahun ini menggunakan sistem berbasis kertas dan pensil. Soal-soal disusun langsung oleh guru di sekolah berdasarkan kesepakatan bersama MKKS SMP Kota Ambon, dengan pengawasan dari pihak dinas. Kepala sekolah turut membuka sampul soal secara langsung didampingi ketua panitia dan ketua komite, didahului apel pagi yang berisi pengarahan teknis.

“Kami tegaskan kepada siswa bahwa apa yang mereka lakukan hari ini bukan akhir dari segalanya, tetapi awal dari masa depan mereka. Kami ingin mereka menyadari pentingnya ujian ini sebagai bagian dari proses melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau SMK,” ujar Wineke.

Tak hanya penilaian tulis, sebelumnya siswa juga telah menyelesaikan ujian praktik dari tanggal 14 hingga 17 April. Ujian praktik mencakup lima mata pelajaran, termasuk prakarya, seni budaya, penjas, informatika, serta seni musik tradisional — mengingat SMP Negeri 10 Ambon adalah salah satu sekolah piloting musik di kota ini.

Wineke berharap seluruh siswa dapat mengikuti ujian dari hari pertama hingga Jumat nanti tanpa kendala.

“Kami semua berharap 148 anak ini bisa menyelesaikan ujian dengan baik. Ini adalah bukti dari hasil pembelajaran mereka selama tiga tahun di sekolah ini,” tutupnya.(CN-02)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *