
AMBON,cahaya-nusantara.com
Komisi III DPRD Kota Ambon memberikan peringatan tegas kepada Pemerintah Kota agar penyaluran bantuan di sektor pertanian dan perikanan benar-benar tepat sasaran.
Langkah ini dinilai penting mengingat kondisi fiskal daerah yang terbatas, sehingga setiap program bantuan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far-Far, menekankan bahwa bantuan tidak boleh diberikan secara sembarangan.
Ia mengingatkan agar program perikanan hanya diterima oleh nelayan aktif, begitu pula bantuan pertanian harus menyasar petani yang benar-benar menjalankan usaha di lapangan.
“Penyaluran bantuan harus selektif dan berbasis data yang valid. Jangan sampai diberikan kepada pihak yang tidak berhak,” ujarnya usai mengikuti rapat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) teknis di ruang paripurna DPRD Ambon.
Menurutnya, ketepatan sasaran menjadi faktor krusial agar program bantuan tetap efektif dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor riil.
Ia menilai, di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah dituntut lebih cermat dalam menentukan penerima manfaat.
Tidak hanya itu, Komisi III juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program bantuan.
DPRD mendorong agar setiap kelompok penerima tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendapatkan pembinaan berkelanjutan sehingga mampu berkembang secara mandiri.
“Kelompok penerima harus dibina agar tidak sekadar bertahan, tetapi bisa naik kelas dan lebih produktif,” tegasnya.
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, DPRD Kota Ambon berencana melakukan uji petik serta turun langsung ke lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara data penerima bantuan dengan kondisi nyata di masyarakat.
Komisi III juga telah meminta data penerima bantuan dalam lima tahun terakhir dari dinas terkait, baik di sektor perikanan maupun pertanian. Data tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk menilai efektivitas program yang telah berjalan.
Melalui pengawasan ini, DPRD berharap penyaluran bantuan tidak hanya berhenti pada aspek administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan serta mampu memperkuat ekonomi lokal di Kota Ambon.(CNmy)
