
AMBON, cahaya-nusantara.com
Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal yang digelar keluarga besar Partai NasDem Provinsi Maluku, Rabu (8/4/2026), di Santika Premiere Hotel Ambon. Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi internal partai pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Mengusung tema “Meneguhkan Silaturahim, Memperkokoh Solidaritas & Melanjutkan Semangat Restorasi Par Maluku Pung Bae”, acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Sekretaris Jenderal DPP NasDem Hermawi Taslim, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, serta Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena. Turut hadir pula jajaran pengurus, anggota legislatif, simpatisan, hingga relawan partai.
Dalam sambutannya, Hermawi Taslim menegaskan bahwa tradisi Halal Bihalal memiliki makna penting dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Ia menyebut tradisi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan mempererat hubungan antarelemen masyarakat.
Menurutnya, Halal Bihalal merupakan warisan kebangsaan yang lahir dari pemikiran tokoh-tokoh besar, termasuk Presiden pertama RI Soekarno bersama ulama Nahdlatul Ulama Wahab Hasbullah. Tradisi tersebut dinilai relevan hingga kini dalam memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat yang plural.
Lebih jauh, Hermawi mengingatkan kader NasDem untuk tetap menjaga soliditas di tengah dinamika global dan ketidakpastian geopolitik. Ia juga menyoroti perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial, yang dinilainya membawa dua sisi yang harus disikapi dengan bijak.
“Media sosial bisa menjadi alat pemersatu, tetapi juga berpotensi merusak jika tidak digunakan dengan bijak. Karena itu, kader harus cermat dalam bersikap dan bertindak,” tegasnya.
Dalam konteks politik daerah, Hermawi menilai NasDem Maluku telah menunjukkan perkembangan signifikan dan menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan. Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik sebagai modal utama dalam mempertahankan dan meningkatkan capaian politik.
“Tidak ada pilihan untuk mundur. Kita harus terus bergerak maju atau setidaknya bertahan dengan kinerja terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Ketua DPW NasDem Maluku, Irawadi, menilai kegiatan Halal Bihalal ini sebagai momentum penting dalam memperkuat konsolidasi internal partai. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh kader dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, silaturahmi yang terbangun tidak hanya antar kader, tetapi juga dengan masyarakat, tokoh agama, dan generasi muda, menjadi fondasi penting dalam memperkuat posisi partai di daerah.
Irawadi juga mengungkapkan bahwa pada Pemilu 2024, NasDem Maluku berhasil mencatat peningkatan signifikan dengan menempati posisi kedua di tingkat provinsi. Capaian tersebut, kata dia, harus menjadi motivasi untuk meraih hasil lebih baik pada pemilu mendatang.
“Target kita jelas, bukan hanya mempertahankan, tetapi menjadi pemenang,” tegasnya optimistis.

Ketua panitia, Abdullah Kelilauw, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin pasca Idul Fitri, melainkan momentum strategis untuk menyatukan komitmen dan memperkuat semangat perjuangan kader.
Ia menambahkan, kehadiran seluruh elemen partai, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, menunjukkan soliditas NasDem Maluku yang tetap terjaga dan terus bergerak ke arah yang lebih progresif.
Melalui momentum ini, NasDem Maluku diharapkan semakin kokoh dalam membangun solidaritas internal sekaligus menjaga semangat restorasi demi mewujudkan Maluku yang lebih maju dan sejahtera.(CNmy)
