
AMBON,cahaya-nusantara.com
Dinas Pendidikan Kota Ambon memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Penilaian Sumatif Akhir (PSA) tingkat SMP tahun 2026 berjalan dengan baik. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Drs. F.I. Tasso, saat ditemui awak media di Catholic Center, Senin (6/4/2026).
Menurut Tasso, TKA telah mulai dilaksanakan sejak 6 April dan akan berlangsung hingga 16 April 2026. Setelah itu, siswa akan melanjutkan ke tahapan PSA, yang terbagi dalam dua bagian, yakni praktik pada 20–24 April dan ujian akademik pada 27–30 April.
“Secara umum, pelaksanaan hari pertama berjalan lancar. Memang di tahap awal sempat ada gangguan teknis pada pengawas, khususnya terkait link Zoom, namun hal itu cepat diatasi dan tidak mengganggu jalannya ujian bagi siswa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berbeda dengan tahun sebelumnya, PSA tahun ini diikuti oleh seluruh siswa kelas IX. Jika sebelumnya hanya menggunakan sistem sampling pada kelas VIII, kini seluruh populasi siswa kelas IX diwajibkan mengikuti PSA sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh.
Selain itu, hasil TKA juga akan menjadi salah satu syarat dalam seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA, khususnya melalui jalur prestasi. Sementara PSA berfungsi sebagai instrumen pemetaan mutu pendidikan yang nantinya tercermin dalam e-rapor pendidikan.
Menariknya, Dinas Pendidikan juga memberikan perhatian kepada siswa yang berhalangan hadir karena sakit. Mereka tetap difasilitasi mengikuti ujian dari rumah sakit dengan sistem pengawasan daring menggunakan kamera secara langsung dan pengawasan silang.
“Semua siswa tetap kita layani, termasuk yang sakit. Mereka diberikan akses melalui Zoom dengan pengawasan ketat, sehingga tetap bisa mengikuti ujian secara adil,” jelasnya.
Dalam pemantauan lapangan, Tasso mengaku telah mengunjungi sejumlah sekolah, di antaranya SMP Negeri 4 Ambon, SMP Negeri 2 Ambon, SMP Xaverius, dan SMP Negeri 6 Ambon. Dari hasil pantauan tersebut, seluruh proses berjalan dengan baik dan tertib.
Ia berharap pelaksanaan ujian pada hari-hari berikutnya dapat terus berjalan lancar, sembari menjadikan berbagai kendala teknis sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan, termasuk untuk pelaksanaan di jenjang SD.
Tasso juga menyampaikan apresiasi kepada pihak PLN dan Telkom Indonesia atas dukungan yang diberikan, khususnya dalam menjaga stabilitas listrik dan jaringan internet selama pelaksanaan ujian.
“Kami berterima kasih atas dukungan PLN dan Telkom yang telah membantu mengantisipasi gangguan listrik dan jaringan. Semoga hingga akhir pelaksanaan, semua tetap berjalan lancar,” pungkasnya.(CNmy)
