AMBON, cahaya-nusantara.com

Komitmen Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon dalam mencetak generasi muda berbakat di bidang seni musik kembali mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Ambon. Hal itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, saat membuka Mini Konser Elektrik Harmoni yang digelar di Auditorium IAKN Ambon, Kamis (25/6).

Di hadapan ratusan mahasiswa, akademisi, dan tamu undangan, Wattimena menegaskan bahwa kegiatan seni yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

Menurutnya, Mini Konser Elektrik Harmoni menjadi bukti nyata keseriusan IAKN Ambon dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang mampu mengembangkan bakat, kreativitas, serta karakter mahasiswa melalui seni musik.

“Kami memberikan apresiasi dan penghargaan kepada IAKN Ambon yang terus menghadirkan kegiatan positif seperti ini. Ini bukan sekadar konser, tetapi bagian dari proses pendidikan yang memberi ruang bagi generasi muda untuk bertumbuh, berkarya, dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” ujar Wattimena.

Ia mengatakan, seni memiliki kekuatan besar sebagai bahasa universal yang mampu melampaui batas perbedaan, mempererat hubungan antarmanusia, serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan yang penting dalam kehidupan sosial.

Karena itu, keberadaan kegiatan seni di lingkungan pendidikan dinilai sangat penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi di tengah perkembangan zaman.

Wattimena menilai konser tersebut menjadi wadah ideal bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Selain mengasah kemampuan teknis bermusik, kegiatan itu juga memberikan pengalaman berharga dalam membangun kepercayaan diri, profesionalisme, dan kesiapan menghadapi dunia industri kreatif.

Sebagai kota yang menyandang predikat UNESCO Creative Cities Network kategori City of Music, Ambon memiliki tanggung jawab besar untuk terus menjaga reputasi tersebut melalui pengembangan talenta-talenta muda di bidang musik dan seni budaya.

Dalam konteks itulah, lanjutnya, peran lembaga pendidikan seperti IAKN Ambon menjadi sangat penting. Kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga menjadi tempat lahirnya para seniman, musisi, dan kreator yang kelak mampu membawa nama Ambon ke panggung yang lebih luas.

“Ambon membutuhkan generasi muda yang kreatif dan produktif. Kami percaya lembaga pendidikan memiliki peran besar dalam mencetak talenta-talenta yang mampu menjaga sekaligus mempromosikan kekayaan budaya daerah kepada dunia,” katanya.

Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang terlibat dalam penyelenggaraan konser. Ia berharap pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta melahirkan karya-karya yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Ambon, kata Wattimena, akan terus memperkuat identitas Ambon sebagai City of Music melalui kolaborasi yang erat dengan komunitas seni, lembaga pendidikan, pelaku industri kreatif, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Menurutnya, semakin banyak talenta muda Ambon yang tampil dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, semakin besar pula peluang untuk memperkenalkan Ambon kepada dunia sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Wattimena juga menyampaikan terima kasih kepada pianis sekaligus profesor musik asal Korea Selatan, Prof. Mi, yang telah berbagi ilmu dan pengalaman melalui kegiatan masterclass bagi mahasiswa Fakultas Seni Keagamaan IAKN Ambon.

Ia optimistis IAKN Ambon akan terus melahirkan musisi-musisi muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Ambon, Maluku, dan Indonesia melalui karya serta prestasi di berbagai panggung nasional maupun internasional.

“Kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu melahirkan karya, inovasi, dan gagasan untuk kemajuan bersama,” tegasnya.

Kegiatan Mini Konser Elektrik Harmoni turut dihadiri Kapolda Maluku, Ketua MPH Sinode GPM, Rektor IAKN Ambon beserta sivitas akademika, pimpinan perguruan tinggi se-Kota Ambon, pimpinan organisasi keagamaan, unsur Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon, komunitas seni, serta ratusan mahasiswa dan tamu undangan lainnya.
Versi ini lebih kuat karena lead langsung menonjolkan nilai berita, alur antarparagraf lebih mengalir, kutipan ditempatkan secara strategis, dan fokus pada peran IAKN Ambon dalam memperkuat posisi Ambon sebagai City of Music.(CNmy)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *