AMBON, cahaya-nusantara.com

Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena resmi melantik Roberd Sapulette, S.T., M.T. sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon definitif. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama tersebut berlangsung di Ruang Vlisingen, Balaikota Ambon, Selasa (21/7).

Prosesi pelantikan berjalan khidmat dan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Maluku yang juga Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) Sekda Kota Ambon, Sadali Ie, jajaran Forkopimda Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, Kapolresta Ambon, Kasdim, Wakil Wali Kota Ambon, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh organisasi, serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bodewin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses seleksi Sekda Kota Ambon hingga menghasilkan pejabat definitif. Ia secara khusus mengapresiasi kinerja Tim Pansel yang menjalankan tahapan seleksi secara transparan dan melibatkan masukan publik.

Menurut Bodewin, keterlibatan masyarakat dalam proses tersebut bukan untuk mencampuri keputusan, tetapi sebagai bentuk partisipasi agar pejabat yang dipilih benar-benar sesuai aturan dan mampu menjawab kebutuhan pemerintahan serta masyarakat Kota Ambon.

Bodewin juga memberikan penghargaan kepada tiga kandidat lain yang mengikuti proses seleksi, yakni Apries Gaspers, Steven Dominggus, dan Ricard Luhukay. Ia menegaskan seluruh peserta merupakan aparatur terbaik yang memiliki kapasitas untuk menduduki jabatan strategis tersebut.

“Seandainya ada empat jabatan, kami akan melantik kalian semua. Namun karena hanya satu kursi, maka keputusan hari ini adalah pilihan terbaik bagi kemajuan Pemerintah Kota Ambon,” ujar Bodewin.

Setelah resmi menjabat sebagai Sekda definitif, Roberd Sapulette mendapat sejumlah arahan strategis dari Wali Kota Ambon. Bodewin meminta Sekda baru segera memperkuat koordinasi seluruh OPD dan memastikan seluruh jajaran menjalankan tugas sesuai arahan pemerintah daerah.

Ia menegaskan Sekda memiliki peran penting sebagai penggerak utama birokrasi dan perpanjangan tangan wali kota dalam memastikan program pemerintah berjalan efektif.

“Mulai hari ini, seluruh pimpinan OPD wajib mendengar dan mengikuti arahan Sekda. Tidak ada lagi alasan untuk tidak patuh,” tegas Bodewin.

Selain memperkuat koordinasi, Sekda juga diminta memastikan pelaksanaan visi dan misi Pemerintah Kota Ambon, termasuk 17 program prioritas yang telah tertuang dalam RPJMD dan APBD. Program tersebut diharapkan dapat berjalan melalui kerja sama dan konsolidasi seluruh pemangku kepentingan.

Bodewin juga meminta Roberd Sapulette menjadi teladan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Menurutnya, Sekda harus mampu menunjukkan profesionalisme, integritas, serta perilaku yang mencerminkan nilai pelayanan publik.

Ia menekankan pentingnya pembenahan sistem birokrasi dengan mempercepat penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada setiap OPD, memperjelas batas waktu pelayanan, memangkas proses yang berbelit, serta memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pelayanan publik yang cepat dan responsif.

Dalam kesempatan itu juga,Bodewin mengingatkan agar koordinasi antara Pemerintah Kota Ambon dengan Pemerintah Provinsi Maluku dan pemerintah pusat terus diperkuat. Ia meminta seluruh ASN menjaga integritas dan netralitas dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Kita bertekad mewujudkan birokrasi yang handal, terpercaya, serta bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Kewenangan yang diberikan bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi merupakan amanah untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.

Dengan dilantiknya Roberd Sapulette sebagai Sekda definitif, Pemerintah Kota Ambon berharap roda birokrasi semakin solid, pelayanan publik semakin cepat, dan program pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal.(CNmy)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *