
AMBON, cahaya-nusantara.com
PT Bank Maluku-Maluku Utara mulai menjajaki penguatan kerja sama dengan Bank Jakarta, mulai dari pengelolaan likuiditas, kredit sindikasi, teknologi security (keamanan) hingga tata kelola perusahaan.
Direktur Utama PT Bank Maluku-Maluku Utara, Syahrisal Imbar, mengatakan pembahasan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara jajaran direksi dan komisaris Bank Jakarta dengan Bank Maluku-Maluku Utara di kantor Bank Maluku-Maluku Utara, Jumat (14/8/2026).
Menurut Syahrisal, pertemuan itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk bertukar pikiran mengenai peluang pengembangan dan kerja sama kedua bank ke depan.
“Tadi itu hanya tukar-tukar pikiran mengenai bagaimana pengembangan ke depan Bank Maluku-Malut dengan Bank Jakarta, kerjasamanya,” kata Syahrisal kepada awak media.
Ia menjelaskan, salah satu peluang kerja sama yang dibahas adalah pemenuhan kebutuhan likuiditas. Selain itu, kedua bank juga membuka peluang melakukan pembiayaan bersama melalui skema kredit sindikasi.
Kerja sama juga diarahkan pada penguatan teknologi, khususnya sistem keamanan atau security system. Bidang tata kelola perusahaan (governance) turut menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut.
“Jadi kita banyak kerjasama nanti di bidang pemenuhan likuiditas, kemudian kredit bersama untuk sindikasi,” ujarnya.
Syahrisal menambahkan, kedua pihak juga akan mencari kesamaan dalam berbagai aspek yang memungkinkan untuk dikembangkan menjadi kerja sama konkret.
“Di bidang teknologi security system itu akan kita kerjasamakan, termasuk di bidang governance-nya mengenai tata kelola perusahaan. Jadi kita cari kesamaan tadi,” katanya.
Ia menegaskan, pertemuan tersebut masih berada pada tahap pembahasan awal untuk melihat potensi kerja sama yang dapat dikembangkan oleh kedua bank.
“Saya kira itu saja. Mereka hanya silaturahmi biasa,” pungkas Syahrisal.(CNmy)
