
AMBON, cahaya-nusantara.com
Seorang nelayan asal Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Dedi Suneth (46), dilaporkan hilang setelah pergi melaut pada Rabu (12/8/2026) pagi. Perahu yang digunakannya kemudian ditemukan dalam kondisi kosong oleh nelayan setempat.
Informasi diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Ambon dari Fathin Tuasamu, warga setempat, sekitar pukul 11.00 WIT. Berdasarkan laporan, Dedi berangkat mencari ikan di sekitar perairan Pantai Desa Kairatu sekitar pukul 05.30 WIT.
Sekitar pukul 07.00 WIT, nelayan setempat menemukan perahu milik Dedi dalam keadaan tanpa awak. Korban hingga kini belum ditemukan. Keluarga bersama masyarakat sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun belum membuahkan hasil sehingga meminta bantuan tim SAR.
Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 11.20 WIT, Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan menuju lokasi. Tim membawa personel dan peralatan SAR air melalui jalur darat menggunakan truk personel menuju Pelabuhan Feri Hunimua, Liang.
Dari Pelabuhan Feri Hunimua, tim selanjutnya melanjutkan perjalanan melalui jalur laut menuju Desa Waipirit, Kabupaten SBB, sebelum meneruskan perjalanan menuju Dusun Leamahu. Tim diperkirakan tiba di Desa Waipirit sekitar pukul 15.00 WIT.
Dalam operasi pencarian tersebut, Basarnas Ambon melibatkan empat rescuer, satu personel Polair, dua personel BPBD Kabupaten SBB, serta sekitar 20 orang masyarakat. Tim juga menyiapkan satu unit truk personel, satu unit rubber boat, tiga set alat selam, satu unit kompresor selam, dan tiga unit long boat milik nelayan.
Pencarian dilakukan untuk menemukan keberadaan Dedi yang diduga mengalami kecelakaan saat melaut. Dugaan tersebut diperkuat dengan informasi bahwa korban memiliki riwayat penyakit ayan. Namun, kepastian mengenai kondisi dan keberadaan korban masih menunggu hasil operasi pencarian di lapangan.
Sementara itu, kondisi cuaca di sekitar wilayah pencarian dilaporkan berawan dengan angin bertiup dari arah timur laut hingga barat laut dengan kecepatan 8–28 knot. Tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah.
Tim SAR gabungan akan melakukan pencarian dengan mengerahkan peralatan yang telah disiapkan serta melibatkan masyarakat dan nelayan setempat. Hingga siaran pers ini dibuat, Dedi Suneth masih dalam pencarian.(CNmy)
