AMBON, cahaya-nusantara.com

Era baru kepemimpinan Partai NasDem di Provinsi Maluku resmi dimulai. H. Abdullah Vanath, S.Sos., yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Maluku, secara resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Maluku untuk periode 2026–2029.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Pantai Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, pada Minggu (27/9/2026). Acara yang mengusung tema besar “Membangun Maluku Menuju Restorasi Indonesia” ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Dr. H. Saan Mustopa, M.Si., atas mandat Ketua Umum H. Surya Paloh. Momen bersejarah itu ditandai dengan penyerahan bendera partai dari Wakil Ketua Umum kepada Ketua DPW yang baru. Suasana semakin semarak saat Rakorwil dibuka secara resmi melalui pemukulan tifa, pelepasan burung merpati, dan balon gas ke udara, menyimbolkan harapan baru bagi kemajuan partai dan kontribusi nyata Maluku dalam agenda restorasi nasional.

Dalam struktur kepengurusan baru ini, Abdullah Vanath tidak bekerja sendiri. Ia didampingi oleh Rimaniar Juliandra sebagai Sekretaris DPW dan Muhammad Taufik Saimima sebagai Bendahara. Penunjukan ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) DPP Partai NasDem Nomor 209-KPTS/DPP NasDem/VI/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 25 Juni 2026.

SK yang ditandatangani oleh Ketua Umum Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal Hermawi Taslim ini juga mencabut SK sebelumnya (Nomor 161-KPTS/DPP NasDem/VI/2026 tertanggal 4 Mei 2026), menandakan adanya pembaruan struktur organisasi sebagai bagian dari penguatan konsolidasi internal partai pasca-Pemilu 2024.

Untuk memperkuat mesin partai, sejumlah kader potensial ditempatkan di posisi strategis. Fauzan Rahawarin dipercaya menangani Bidang Pemenangan Pemilu, Randi P. Nanulaita mengemban tugas di Bidang Organisasi dan Kaderisasi, serta Abu Bakar Marasabessy di Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik.

Usai dilantik, Abdullah Vanath menekankan bahwa kehadiran NasDem di Maluku tidak boleh sekadar menjadi pajangan politik. Ia menuntut seluruh jajarannya untuk bekerja keras agar partai memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

“NasDem harus hadir sebagai solusi. Kita tidak ingin hanya sibuk dengan seremonial, tapi rakyat tidak merasakan manfaatnya. Dengan struktur baru ini, mari kita gerakkan mesin partai untuk kesejahteraan Maluku,” tegas Abdullah di hadapan ratusan kader yang hadir.

Dengan dilantiknya pengurus baru ini, NasDem Maluku optimis dapat semakin memperkokoh basis massa dan menjadi mitra strategis pemerintah. Melalui program-program konkret di bidang ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan, NasDem berkomitmen menjadikan Maluku sebagai salah satu pilar utama dalam mewujudkan visi Restorasi Indonesia yang adil dan sejahtera. (CNmy)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *