Ambon,
cahaya-nusantara.co.id
cahaya-nusantara.co.id
Kepala SMP Negeri 2 Ambon, Drs. H. M. Lasiteny, M.Pd
mengatakan setelah mengetahui nilai ulangan Tengah semester dari sebagian siswa
yang kurang baik maka pihaknya menggelar Rapat dengan orangtua siswa untuk
menjelaskan hasil yang diperoleh siswa setelah berproses dalam aktivitas
belajar mengajar selama 3 bulan berjalan.
mengatakan setelah mengetahui nilai ulangan Tengah semester dari sebagian siswa
yang kurang baik maka pihaknya menggelar Rapat dengan orangtua siswa untuk
menjelaskan hasil yang diperoleh siswa setelah berproses dalam aktivitas
belajar mengajar selama 3 bulan berjalan.
Demikian antara lain penegasan Lasiteny kepada wartawan
di ruang kerjanya, Selasa 24/10 seusai menggelar
rapat dengan orangtua siswa yang berlangsung sejak jam 9 pagi sampai jam 15.00
WIT.
di ruang kerjanya, Selasa 24/10 seusai menggelar
rapat dengan orangtua siswa yang berlangsung sejak jam 9 pagi sampai jam 15.00
WIT.
Dikatakan, rapat
ini penting sekali karena selain merupakan
evaluasi bersama baik dari pihak sekolah maupun dari pihak orangtua sehingga sama-sama mengetahui
tentang kondisi siswa seperti apa sehingga ke depan mendapatkan perhatian pada paruh
waktu tengah semester selanjutnya sebelum berlangsungnya ulangan akhir semester
digelar pada Desember nendatang.
ini penting sekali karena selain merupakan
evaluasi bersama baik dari pihak sekolah maupun dari pihak orangtua sehingga sama-sama mengetahui
tentang kondisi siswa seperti apa sehingga ke depan mendapatkan perhatian pada paruh
waktu tengah semester selanjutnya sebelum berlangsungnya ulangan akhir semester
digelar pada Desember nendatang.
Selain itu menurut Lasiteny kondisi siswa seperti ini mesti
diketahui oleh orangtua siswa sehingga ke depan jika siswa dipanggil kembali ke
sekolah untuk urusan remedial atau ada les-les tambahan di sekolah maka
orangtua sudah mengetahuinya sehingga tidak melakukan komplen ke sekolah.
diketahui oleh orangtua siswa sehingga ke depan jika siswa dipanggil kembali ke
sekolah untuk urusan remedial atau ada les-les tambahan di sekolah maka
orangtua sudah mengetahuinya sehingga tidak melakukan komplen ke sekolah.
Menurutnya hal itu juga merupakan kesempatan untuk
terjalinnya kedekatan di antara pihak orangtua
dengan sekolah dalam meningkatkan mutu siswa di sekolah.
terjalinnya kedekatan di antara pihak orangtua
dengan sekolah dalam meningkatkan mutu siswa di sekolah.
Khusus untuk siswa kelas 9 telah disepakati untuk segera
dilakukan les tambahan yang berlangsung selama 6 bulan terhitung minggu ke dua
November 2017 s/d minggu terakhir April 2018 mendatang sebelum masuk pada ujian
nasional yakni pada bulan Mei 2018. “Jadi 6 bulan itu full dengan tes” kata
Lasiteny sambil menambahkan les tersebut tidak berlangsung di pagi hari
melainkan di sore hari.
dilakukan les tambahan yang berlangsung selama 6 bulan terhitung minggu ke dua
November 2017 s/d minggu terakhir April 2018 mendatang sebelum masuk pada ujian
nasional yakni pada bulan Mei 2018. “Jadi 6 bulan itu full dengan tes” kata
Lasiteny sambil menambahkan les tersebut tidak berlangsung di pagi hari
melainkan di sore hari.
Menurutnya kalau tahun-tahun sebelumnya
penyelenggaraan les berlangsung pada pagi hari karena di saat itu masih berlaku
dobel shif akan tetapi dengan adanya belajar 5 hari maka ada cukup waktu saat
siang sampai sore hari untuk melaksanakan les atau belajar tambahan. Dengan
demikian maka ada tambahan waktu belajar bagi siswa sesudah jam belajar efektif
dari pagi sampai siang hari dan dilanjutkan dengan tambahan waktu 2 jam
pelajaran untuk pelaksanaan les. Oleh sebab itu orangtua diminta untuk membekali
anak dengan uang makan siang atau makanan siap bagi siswa sehingga tidak perlu
lagi pulang ke rumah tetapi langsung mengikuti les tambahan setelah jam belajar
resmi di pagi hari berlangsung.(CN-02)
penyelenggaraan les berlangsung pada pagi hari karena di saat itu masih berlaku
dobel shif akan tetapi dengan adanya belajar 5 hari maka ada cukup waktu saat
siang sampai sore hari untuk melaksanakan les atau belajar tambahan. Dengan
demikian maka ada tambahan waktu belajar bagi siswa sesudah jam belajar efektif
dari pagi sampai siang hari dan dilanjutkan dengan tambahan waktu 2 jam
pelajaran untuk pelaksanaan les. Oleh sebab itu orangtua diminta untuk membekali
anak dengan uang makan siang atau makanan siap bagi siswa sehingga tidak perlu
lagi pulang ke rumah tetapi langsung mengikuti les tambahan setelah jam belajar
resmi di pagi hari berlangsung.(CN-02)
