Ambon,
cahayanusantara12.com
cahayanusantara12.com
Kota Ambon Juli 2015 mengalami inflasi
1,03 persen dengan IHK 122,11 sedangkan Kota Tual mengalami inflasi
sebesar 0,31 persen dengan IHK 133,99. Demikian penjelasan Kepala Badan Pusat
statistik Propinsi Maluku, Ir Diah Utami M.Sc kepada wartawan dalam Konfrensi
pers Senin (3/8) di ruang rapat BPS Provinsi Maluku. Menurutnya Dari 82 kota
IHK di Indonesia, di bulan Juli 2015 IHK Kota Ambon menduduki peringkat 25,
inflasi bulanan Kota Ambon menduduki peringkat 27, inflasi tahun kalender Kota
Ambon menduduki peringkat 3, serta untuk inflasi tahun ke tahun Kota Ambon
menduduki peringkat 8. Dari 82 kota IHK di Indonesia, di bulan Juli 2015 IHK
Kota Tual menduduki peringkat 1, inflasi bulanan Kota Tual menduduki peringkat 78,
inflasi tahun kalender Kota Tual menduduki peringkat 1, serta inflasi tahun ke
tahun Kota Tual menduduki peringkat 1.
1,03 persen dengan IHK 122,11 sedangkan Kota Tual mengalami inflasi
sebesar 0,31 persen dengan IHK 133,99. Demikian penjelasan Kepala Badan Pusat
statistik Propinsi Maluku, Ir Diah Utami M.Sc kepada wartawan dalam Konfrensi
pers Senin (3/8) di ruang rapat BPS Provinsi Maluku. Menurutnya Dari 82 kota
IHK di Indonesia, di bulan Juli 2015 IHK Kota Ambon menduduki peringkat 25,
inflasi bulanan Kota Ambon menduduki peringkat 27, inflasi tahun kalender Kota
Ambon menduduki peringkat 3, serta untuk inflasi tahun ke tahun Kota Ambon
menduduki peringkat 8. Dari 82 kota IHK di Indonesia, di bulan Juli 2015 IHK
Kota Tual menduduki peringkat 1, inflasi bulanan Kota Tual menduduki peringkat 78,
inflasi tahun kalender Kota Tual menduduki peringkat 1, serta inflasi tahun ke
tahun Kota Tual menduduki peringkat 1.
Sementara terkait dengan Tingkat inflasi
tahun kalender Kota Ambon di bulan Juli 2015 menurut Utami sebesar 6,15 persen
dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2015 terhadap Juli 2014) sebesar 9,02 persen.
Sedangkan tingkat inflasi tahun kalender Kota Tual di bulan Juli 2015 sebesar
6,90 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2015 terhadap Juli 2014 )
sebesar 14,93 persen. Ia menambahkan kalau Inflasi di Kota Ambon terjadi pada 5
kelompok pengeluaran, yakni pada kelompok bahan makanan sebesar 1,85 persen; kelompok
makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,44 persen; kelompok
perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,02 persen; kelompok
sandang sebesar 0,77 persen; dan pada kelompok transpor, komunikasi, dan jasa
keuangan sebesar 2,26 persen. Deflasi terjadi pada 2 kelompok pengeluaran yakni
pada kelompok kesehatan sebesar 0,03 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi,
dan olahraga sebesar 0,21 persen.
tahun kalender Kota Ambon di bulan Juli 2015 menurut Utami sebesar 6,15 persen
dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2015 terhadap Juli 2014) sebesar 9,02 persen.
Sedangkan tingkat inflasi tahun kalender Kota Tual di bulan Juli 2015 sebesar
6,90 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2015 terhadap Juli 2014 )
sebesar 14,93 persen. Ia menambahkan kalau Inflasi di Kota Ambon terjadi pada 5
kelompok pengeluaran, yakni pada kelompok bahan makanan sebesar 1,85 persen; kelompok
makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,44 persen; kelompok
perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,02 persen; kelompok
sandang sebesar 0,77 persen; dan pada kelompok transpor, komunikasi, dan jasa
keuangan sebesar 2,26 persen. Deflasi terjadi pada 2 kelompok pengeluaran yakni
pada kelompok kesehatan sebesar 0,03 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi,
dan olahraga sebesar 0,21 persen.
Sementara terkait
dengan Komoditas yang dominan menyumbang inflasi di Kota Ambon menurut
Utami adalah angkutan udara, ikan layang, kangkung, kacang panjang, dan
daun melinjo, sedangkan Komoditas yang dominan menyumbang inflasi di Kota Tual
adalah bayam, ikan momar, ikan kakap putih, rokok kretek filter, dan ikan
bubara. Ia menambahkan kalau Inflasi tertinggi terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar
3,18 persen dengan IHK 121,65 dan terendah terjadi di Kota Pemantang Siantar
sebesar 0,06 persen dengan IHK 123,59. Deflasi tertinggi terjadi di Kota
Merauke sebesar 0,65 persen dengan IHK 122,44 dan terendah terjadi di Kota Tanjung
Pandan sebesar 0,48 persen dengan IHK 125,30.(CN-01)
dengan Komoditas yang dominan menyumbang inflasi di Kota Ambon menurut
Utami adalah angkutan udara, ikan layang, kangkung, kacang panjang, dan
daun melinjo, sedangkan Komoditas yang dominan menyumbang inflasi di Kota Tual
adalah bayam, ikan momar, ikan kakap putih, rokok kretek filter, dan ikan
bubara. Ia menambahkan kalau Inflasi tertinggi terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar
3,18 persen dengan IHK 121,65 dan terendah terjadi di Kota Pemantang Siantar
sebesar 0,06 persen dengan IHK 123,59. Deflasi tertinggi terjadi di Kota
Merauke sebesar 0,65 persen dengan IHK 122,44 dan terendah terjadi di Kota Tanjung
Pandan sebesar 0,48 persen dengan IHK 125,30.(CN-01)
