Ambon,cahayanusantara12.com
Kepala Kementrian Agama Kabupaten Maluku Tengah kepada wartawan usai pelaksanaan Dies natalis ke 33
dan Wisuda IAKO Senin (28/9) menjamin kalau sisa 642 Guru PAK Maluku Tengah akan direkomendasikan
mengikuti Kualifikasi S1 pada wisuda IAKO tahap
Berikutnya. Menurutnya masih
ada 675 Guru Pendidikan Agama Kristen di Kabupaten Maluku tengah belum memenuhi Kualifikasi Strata 1 atau
S1, namun untuk wisuda IAKO tahun
ini sudah 33 guru PAK Maluku Tengah ikut diwisudakan pada Wisuda IAKO dengan demikian sisa guru PAK
tersebut akan diikut pada wisuda
tahap berikutnya. Bertolak dari
MOU Kementrian Agama Kabupaten Maluku Tengah dengan IAKO dalam rangka rekrutmen guru-guru Pendidikan Agama
Kristen untuk kualifikasi S1, karena
merupakan tuntutan undang undang yang mana para guru belum memenuhi kualifikasi S1 segera di stratakan.
Ia menambahkan kalau Maluku tengah adalah daerah
yang sangat laus untuk itu perlu
penyebaran tenaga guru pada pelosok-pelosok Untuk itu Guru PAK sangat dibutuhkan, dan untuk itu perlu adanya
kualifikasi S1 bagi para guru
tersebut. Menurutnya hari ini IAKO
harus mendapatkan apresiasi dan Suport karena telah memberikan suguhan program yang baik, oleh karena itu
nantinya sampai tahun 2016, 642 Guru PAK di
bawah Kementrian Agama Maluku
Tengah yang belum memenuhi Kualifikasi S1, bisa dipenuhi. Sementara terkait dengan pembiayaan untuk peningkatan
Kualifikasi para Guru Agama, menurutnya
kalau ada kebijakan pemerintah tidaklah menjadi masalah, karena nantinya adalah untuk peningkatan kualifikasi
para guru tersebut, karena guru
agama adalah guru yang sangat lemah dari sisi ekonomi, untuk itu pihak Kementrian Agama Kabupaten Maluku Tengah
akan tetap akan dapat mengeliminir bersama IAKO
Intim Ambon (CN-01)
dan Wisuda IAKO Senin (28/9) menjamin kalau sisa 642 Guru PAK Maluku Tengah akan direkomendasikan
mengikuti Kualifikasi S1 pada wisuda IAKO tahap
Berikutnya. Menurutnya masih
ada 675 Guru Pendidikan Agama Kristen di Kabupaten Maluku tengah belum memenuhi Kualifikasi Strata 1 atau
S1, namun untuk wisuda IAKO tahun
ini sudah 33 guru PAK Maluku Tengah ikut diwisudakan pada Wisuda IAKO dengan demikian sisa guru PAK
tersebut akan diikut pada wisuda
tahap berikutnya. Bertolak dari
MOU Kementrian Agama Kabupaten Maluku Tengah dengan IAKO dalam rangka rekrutmen guru-guru Pendidikan Agama
Kristen untuk kualifikasi S1, karena
merupakan tuntutan undang undang yang mana para guru belum memenuhi kualifikasi S1 segera di stratakan.
Ia menambahkan kalau Maluku tengah adalah daerah
yang sangat laus untuk itu perlu
penyebaran tenaga guru pada pelosok-pelosok Untuk itu Guru PAK sangat dibutuhkan, dan untuk itu perlu adanya
kualifikasi S1 bagi para guru
tersebut. Menurutnya hari ini IAKO
harus mendapatkan apresiasi dan Suport karena telah memberikan suguhan program yang baik, oleh karena itu
nantinya sampai tahun 2016, 642 Guru PAK di
bawah Kementrian Agama Maluku
Tengah yang belum memenuhi Kualifikasi S1, bisa dipenuhi. Sementara terkait dengan pembiayaan untuk peningkatan
Kualifikasi para Guru Agama, menurutnya
kalau ada kebijakan pemerintah tidaklah menjadi masalah, karena nantinya adalah untuk peningkatan kualifikasi
para guru tersebut, karena guru
agama adalah guru yang sangat lemah dari sisi ekonomi, untuk itu pihak Kementrian Agama Kabupaten Maluku Tengah
akan tetap akan dapat mengeliminir bersama IAKO
Intim Ambon (CN-01)
