Ambon, cahayanusantara12.com
Pemda Provinsi Maluku Akan membantu Kabupaten Maluku Tenggara Apabila
pelaksanaan Pesparani Nasional
di Maluku Tenggara karena Bupati Malra Paling Getol dan berupaya untuk melaksanakan Pesparani Nasional
dilaksanakan di Maluku Tenggara.
Demikian penjelasan Gubernur Maluku Ir Said
Assagaff usai membuka pelaksanaan
Diskusi Publik dalam rangka100 tahun Mgr Andreas P.C Sol MSC sekaligus menyerahkan Chatolik Center kepada
Umat Katolik Sabtu (17/10)
di Catholik Centre Ambon. Menurutnya
kalau keinginan kuat Bupati Maluku Tenggara untuk mengadakan Pesparani Nasional di Maluku tenggara karena
Suksesnya pelaksanaan Pesparani Maluku
di Langgur, walaupun sudah ditanyakan nantinya para peserta akan tinggal dimana tetapi saja bupati
bersikeras agar pelaksanaan Pesparani di Malra.
Assagaff menambahkan kalau memang keinginan
Bupati Malra untuk melaksanakan Pesparani
di Malra haruslah bisa menyesuaikan dengan rute kapal sehingga tidak menjadi persoalan nantinya.
Dirinya berjanji kalau nantinya apabila
Pesparani dilaksanakan di Malra
maka Pemda akan membantu dengan mengatur rute perjalan dua atau tiga buah kapal sehingga bisa mengangkut para peserta
sekitar 6 sampai 7 ribu orang
sekaligus. Sementara di tempat
yang sama Uskup Diosis Amboina , Mgr P.C Mandagi MSC. menjelaskan kalau pelaksanaan Pesparani tingkat
Nasional berarti pelaksanaan
Pesparani harus diselenggarakan di pusat Ibu Kota Provinsi. Menurutnya
untuk melaksanakan di Kabupaten lain, harus ada alasan yang kuat sehingga pelaksanaan Pesparani bisa dilaksanakan
di daerah lain Mandagi pada
kesempatan itu juga menjelaskan kalau nantinya akan membicarakan pelaksanaan pesparani tingkat Provinsi
ini apakah nantinya dilaksanakan
di Kabupaten Malra ataukah di kota Ambon.( CN-03)
pelaksanaan Pesparani Nasional
di Maluku Tenggara karena Bupati Malra Paling Getol dan berupaya untuk melaksanakan Pesparani Nasional
dilaksanakan di Maluku Tenggara.
Demikian penjelasan Gubernur Maluku Ir Said
Assagaff usai membuka pelaksanaan
Diskusi Publik dalam rangka100 tahun Mgr Andreas P.C Sol MSC sekaligus menyerahkan Chatolik Center kepada
Umat Katolik Sabtu (17/10)
di Catholik Centre Ambon. Menurutnya
kalau keinginan kuat Bupati Maluku Tenggara untuk mengadakan Pesparani Nasional di Maluku tenggara karena
Suksesnya pelaksanaan Pesparani Maluku
di Langgur, walaupun sudah ditanyakan nantinya para peserta akan tinggal dimana tetapi saja bupati
bersikeras agar pelaksanaan Pesparani di Malra.
Assagaff menambahkan kalau memang keinginan
Bupati Malra untuk melaksanakan Pesparani
di Malra haruslah bisa menyesuaikan dengan rute kapal sehingga tidak menjadi persoalan nantinya.
Dirinya berjanji kalau nantinya apabila
Pesparani dilaksanakan di Malra
maka Pemda akan membantu dengan mengatur rute perjalan dua atau tiga buah kapal sehingga bisa mengangkut para peserta
sekitar 6 sampai 7 ribu orang
sekaligus. Sementara di tempat
yang sama Uskup Diosis Amboina , Mgr P.C Mandagi MSC. menjelaskan kalau pelaksanaan Pesparani tingkat
Nasional berarti pelaksanaan
Pesparani harus diselenggarakan di pusat Ibu Kota Provinsi. Menurutnya
untuk melaksanakan di Kabupaten lain, harus ada alasan yang kuat sehingga pelaksanaan Pesparani bisa dilaksanakan
di daerah lain Mandagi pada
kesempatan itu juga menjelaskan kalau nantinya akan membicarakan pelaksanaan pesparani tingkat Provinsi
ini apakah nantinya dilaksanakan
di Kabupaten Malra ataukah di kota Ambon.( CN-03)
