Ambon, cahaya-nusantara.com
Plt Kepala SMA Negeri 1 Waipia Kecamatan TNS Kabupaten Maluku Tengah, Dedy Nahumury mengatakan selama 3 Tahun menjabat PLT di sekolah itu menyusul sang Kepala Sekolah yang tersandung kasus hukum,minat masuk sekolah itu terus meningkat jika dibandingkan dengan sekolah-sekolah lain di sekitarnya sehingga pemerintah diminta untuk menaruh perhatian kepada sekolah itu terutama di bidang perbaikan sarpras yang kebanyakan di antaranya telah termakan usia


Demikian antara lain penegasan Nahumury kepada wartawan di Ambon, Jumat, 29/8. Dikatakan, paskah kepala Sekolah Definitifnya tersandung kasus hukum sehingga harus masuk penjara, dirinya dipanggil oleh Badan Kepegawaian Kabupaten dan menugaskannya sebagai Pelaksana Tugas (PLT) di sekolah itu sampai dengan keluarnya SK Gubernur Maluku tahun 2017 yang mengatur agar SMA dan SMK berada di bawah kewenangan provinsi maka proses definitifnya para kepala sekolah mengalami keterlambatan hingga sekarang. “Bukan sekolah katong sendiri akan tetapi banyak SMA dan SMK yang ada di Maluku” ujarnya.

Menurutnya untuk saat ini jumlah guru ASN di sekolahnya sebanyak 24 orang termasuk kepala sekolah sedangkan  tenaga Kependidikan sebanyak 6 orang dan guru honor sebanyak 19 orang.

Menurutnya hal yang menyebabkan jumlah tenaga honor cukup banyak karena sekolahnya masih kekurangan guru PNS mengingat jumlah siswa di sekolahnya saat ini sebanyak 527 orang yang tersebar dalam 18 rombel  di mana ada kekurangan guru mata pelajaran, di antaranya guru bahasa Inggeris yang kurang sehingga harus ditangani oleh guru tenaga honor. Sama halnya dengan Bahasa Inggeris, guru PNS Bahasa Indonesianya pun tidak ada. Oleh sebab itu menurut Nahumury dalam hal kelas yang begitu banyak tetapi tenaga guru PNS nya kurang maka dirinya dalam pengelolaan tenaga pengajar terpaksa merekrut tenaga honor. untuk mengisi lowongan guru yang kosong.karena memang siswa membutuhkan kehadiran guru untuk proses belajar mengajar.

Menurutnya soal animo siswa yang masuk ke sekolahnya dibandingkan dengan 3 sekolah yang lain cukup bagus, hal ini dibuktikan dengan adanya jumlah siswa yang masuk tahun ini lebih dari jumlah yang tamat, meskipun demikian daya tampung sekolahnya masih bisa bahkan hingga sekarang masih ada 2 ruang belajar yang nganggur.

Meskipun demiÄ·an Nahumury mengharapkan adanya perhatian pemerintah provinsi bagi sekolah itu mengingat banyak 6 fasilitasnya yang sudah umur termakan usia mengingat sekolahnya berdiri sejak tahun 1990 silam.(CN-03)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *