Yogyakarta, cahaya-nusantara.com

Pemerintah Kabupaten Maluku
Barat Daya (MBD) mengadakan kerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM)
Yogyakarta untuk jangka waktu 4 tahun, salah satunya di bidang pendidikan agar
anak MBD peroleh kesempatan yang lebih luas menuntut ilmu di UGM.

Kerjasama yang dilaksanakan
ini adalah di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang
ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan atau Memorandum of
Understanding (MoU) antara Bupati MBD, Benyamin Th. Noach, ST dengan Rektor
UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng,D.Eng,IPU, pada Jumat (30/8/2019) di
Balairung UGM Yogyakarta.

Sebelumnya dalam acara
perpisahan Mahasiswa KKN – PPM (Kuliah Kerja Nyata – Program Pemberdayaan
Masyarakat) UGM  2019 di Desa Kliss,
Kecamatan Moa – Lakor (15/8/2019), Bupati berjanji akan mengupayakan kerjasama
dengan UGM Yogyakarta agar putra putri MBD memperoleh kesempatan seluasnya
untuk menuntut ilmu di UGM, dan janji itu 
telah diwujudkan lewat penantanganan MoU dengn UGM pada Jumat kemarin di
Yogyakarta.

Penandatangan MoU ini,
selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan naskah kerjasama dengan
sejumlah fakultas dan lembaga lainnya di UGM oleh Pemerintah Daerah agar dapat
ditindaklanjuti oleh pihak UGM.

Dalam sambutannya, Benyamin
Th. Noach menyampaikan, Kabupaten MBD baru dimekarkan 11 tahun yang lalu,
Kabupaten MBD merupakan salah satu wilayah terluar yang berbatasan langsung
dengan Timor Leste dan Australia. Pemda Kabupaten MBD menyadari bahwa masih
banyak terdapat kekurangan dan kendala akibat terbatasnya akses transportasi
dan kapasitas sumberdaya manusia yang handal dalam pelaksanaan tata kelola
pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan penyediaan layanan kepada masyarakat
serta keterbatasan dalam menggali dan memanfatkan potensi daerah untuk
kepentingan masyarakat yang lebih luas.

“Kabupaten kami baru
dimekarkan Tahun 2008, kami baru mulai bergerak,  saya berharap mudah mudahan kerjasama ini
bisa membantu anak anak di MBD, kami akan dorong terus peningkatan kapasitas
sumber daya manusia untuk menghadapi banyak potensi sumber daya alam, Tuhan
telah memberikan banyak potensi di Kabupaten kami, ada 5 blok migas, yang mulai
digarap sekarang Blok Marsela, ke depan nanti Blok Leti yang sementara ini
sedang disurvey, ada juga Blok Moa Utara, Blok Moa Selatan, dan Blok
Sermatang”.

Lanjut Bupati, “Untuk semuanya
itu, Kita butuh tenaga tenaga handal dalam membangun infra struktur dan
mendorong pemberdayaan masyarakat di desa yang butuh bantuan dalam mengelola
potensi di desa”.

Pada kesempatan ini pula,
Bupati memberikan apresiasi atas pelaksanaan KKN Mahasiswa UGM beberapa waktu
lalu di MBD, “Mahasiswa UGM untuk pertama kalinya melaksanakan KKN di MBD yakni
di 2 desa,  Desa Klis dan Desa Werwaru,
Saya berharap ke depan bisa lebih ditingkatkan, mudah mudahan tahun depan bisa
di kirim lagi mahasisiwa KKN UGM ke MBD, bukan hanya di Pulau Moa tapi ke pulau
lain juga untuk membantu kami Pemerintah Daerah dalam program pemberdayaan
masyarakat di desa” tambah Bupati.

Mengakhiri sambutannya, Bupati
menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak UGM, “Atas nama Pemerintah Daerah
dan seluruh masyarakat MBD, saya mengucapkan banyak terima kasih, kita sudah
bersepakat dengan UGM, Universitas tertua dan selama ini menjadi dambaan banyak
orang, kami berharap UGM bisa membantu kami”, pungkas Bupati.

Sementara itu lewat kesempatan
yang sama, Rektor UGM dalam sambutannya menyampaikan bahwa UGM siap menerima
mahasiswa dari seluruh Indonesia termasuk dari MBD. UGM dengan pengalaman dan
keberadaannya terus berharap dapat berkontribusi positif bagi Bangsa dan
Negara, khususnya bagi Kabupaten yang saat ini telah menandatangani MoU dan
berharap dengan kerjasama ini akan membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di daerah.

Penandatanganan MoU, diakhiri
dengan pertukaran cinderamata antara kedua belah pihak. Hadir dalam
Penandatanganan MoU ini, Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng,D.Eng,IPU
beserta Civitas Akademika UGM yang berkenan hadir, sejumlah pejabat Pemda MBD
antara lain Kadis Pertanian, Kadis Perindagkop, serta Kadis Pendidikan dan
Kebudayaan Kabupaten MBD.(CN-Tim’DKI’MBD).

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *