ProMal, cahaya-nusantara.com
Kepala SMA Xaverius Ambon, pastor Pius Titirloloby, Pr mengatakan persiapan bagi kelas ujian di SMA Xaverius tidak hanya dalam bentuk pemantapan secara penguatan ilmu pengetahuan tetapi juga dilakukan dalam bentuk persiapan rohani berupa rekoleksi dan misa sehingga secara pengetahuan maupun secara rahani para siswa benar-benar siap menghadapinya.
Demikian antara lain penegasan pastor Kepala Sekolah kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis, 27/02/2020.
Dikatakan meskipun awalnya persiapan berupa pemantapan materi ujian bagi siswa direncanakan berlangsung pada bulan Oktober 2020 agak terganggu akibat kondisi gempa yang melanda kota Ambon saat itu akan tetapi sejak bulan November 2020 kegiatan pemantapan itu sudah mulai berjalan normal sehingga dari sisi penguasaan materi.”Dari segi penguasaan materi telah dilakukan kepada anak-anak meskipun tahun ini sedikit mundur, seharusnya bulan Oktober sudah dilaksanakan persiapan ujian sekolahnya dan UNBKnya tetapi karena waktu itu suasana gempa sehingga tidak stabil suasana sekolahnya sehingga kita baru efektif pelaksanaannya November” Ujar Kepsek.sambil menambahkan pada bulan Desember siswa menghadapi ujian akhir semester dan baru akan dilanjutkan lagi pada bulan Januari dan Februari 2020.
Menurut Pastor Pius, pemantapan yang dilakukan bagi siswa bukan saja untuk mata pelajaran UNBK tetapi untuk semua mata pelajaran terutama juga mata pelajaran ujian Sekolahnya mengingat sistem penilaian dan penentuan kelulusan tahun ini bukan dari UNBK melainkan ada pada ujian sekolah.
Kepada wartawan Pastor Titirloby menjelaskan kalo pelaksanaan Ujian di sekolahnya kali ini berbasis Android, kecuali bagi siswa yang tidak memiliki Android akan menggunakan komputer. Hal ini disebabkan karena UNBK kali ini waktunya bersamaan dengan ujian bagi siswa SMP sehingga fasilitas komputer di sekolahnya akan dipergunakan oleh siswa SMP.(CN-01)

