
AMBON, cahaya-nusantara.com
SMK Negeri 5 Ambon terus berinovasi dalam pengembangan pendidikan vokasi dengan berencana membuka Program Keahlian (Prokel) Seni Pertunjukan yang berfokus pada “Musik Pop.” Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap maraknya festival musikalisasi puisi di Maluku dan Indonesia, serta untuk mendukung Ambon sebagai Kota Musik Dunia atau Ambon City of Music.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Negeri 5 Ambon, Victor Titahena, S.Pd, menjelaskan bahwa sejak 2011, sekolahnya telah langganan menjuarai lomba musikalisasi puisi, bahkan beberapa kali mewakili Maluku di tingkat nasional. Meskipun baru sekali meraih juara harapan pertama di ajang nasional, prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri dan menjadi dasar bagi sekolah untuk mengembangkan program baru ini.
“Karena jika di kota sudah ada program serupa di SMK Negeri 7, maka tidak ada salahnya jika di wilayah Rumah Tiga ini juga ada program yang sama di SMK Negeri 5,” ujar Titahena kepada wartawan, Selasa (11/3/2025).
Menurut Titahena, peluang dibukanya program ini cukup besar, mengingat tingginya minat masyarakat terhadap seni pertunjukan, khususnya musik pop. Namun, pihak sekolah masih menunggu visitasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku untuk menilai kesiapan mereka.
“Jika dinas sudah turun untuk melakukan visitasi dan melihat kesiapan kami, maka besar kemungkinan program ini bisa segera dibuka,” jelasnya.
Dari sisi tenaga pengajar dan sarana pendukung, SMK Negeri 5 Ambon mengaku sudah cukup siap. Sebagai sekolah berbasis vokasi, mereka telah memiliki sanggar seni yang telah menjuarai berbagai event. Hasil dari kemenangan tersebut juga dimanfaatkan untuk pengadaan peralatan musik yang memadai.
Selain itu, sekolah juga telah menjalin kerja sama (MoU) dengan berbagai pihak, seperti Akademi Musik AMO yang dipimpin Ronny Loppies, Taman Budaya Provinsi Maluku, serta Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon. Bahkan, kedua institusi terakhir bersedia mengirimkan tenaga pengajar sebagai guru tamu setiap minggunya.
“Kami juga sudah melobi beberapa tenaga pengajar dan telah mendapatkan kesepakatan. Jadi, kalau program ini diizinkan untuk dibuka, kami sudah memiliki tenaga pengajar yang kompeten,” tambah Titahena.
Dengan kesiapan yang ada, SMK Negeri 5 Ambon optimis bahwa program keahlian ini akan menjadi wadah bagi siswa yang ingin mengembangkan bakat di dunia musik, sekaligus mendukung Ambon sebagai Kota Musik Dunia.(CN-02)
